Home / Banda Aceh / Ekonomi Bisnis

Senin, 18 Mei 2026 - 12:30 WIB

Kanwil DJBC Aceh Luncurkan E-Book dan Infografis Komoditas Ekspor Impor Aceh

Peluncuran buku komoditas ekspor impor Aceh oleh DJBC Aceh. (Foto: Dok/DJBC Aceh).

Peluncuran buku komoditas ekspor impor Aceh oleh DJBC Aceh. (Foto: Dok/DJBC Aceh).

Banda Aceh — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Wilayah DJBC Aceh resmi meluncurkan Buku Komoditas Ekspor dan Impor Aceh serta Infografis Komoditas Unggulan sebagai upaya memperkuat transparansi data perdagangan dan literasi ekonomi regional.

Peluncuran produk literasi data tersebut menjadi bagian dari komitmen Kanwil Bea Cukai Aceh menghadirkan informasi kepabeanan yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum.

Baca Juga |  Gubernur Aceh Lantik 1.184 PPPK Tahap II Formasi 2024

Kepala Kanwil DJBC Aceh mengatakan penyediaan data siap pakai atau readiness criteria menjadi langkah penting untuk mendukung pengambilan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

“Masyarakat berhak mengetahui secara jelas komoditas yang menjadi potensi ekspor dan impor di wilayahnya. Instrumen data ini kami hadirkan untuk melihat kondisi riil perekonomian daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data perdagangan luar negeri tahun 2025, sektor energi dan pertambangan masih mendominasi ekspor Aceh dengan kontribusi mencapai 66,98 persen terhadap total devisa ekspor daerah.

Baca Juga |  Wagub Aceh Buka Konsolidasi Satgas Kopdes Merah Putih

Sementara pada sektor impor, komoditas Propana dan Butana tercatat mendominasi hingga 92,12 persen. Kondisi tersebut memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu hub distribusi energi di wilayah Sumatera bagian utara.

Selain diterbitkan dalam format buku digital atau e-book, Kanwil DJBC Aceh juga menyajikan data melalui infografis interaktif agar lebih mudah dipahami masyarakat tanpa proses birokrasi yang rumit.

Baca Juga |  Pentas Ceria PAUD Intan Payong Warnai Akhir Pekan

Produk literasi data tersebut kini dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi PPID Kanwil Bea Cukai Aceh oleh instansi pemerintah, akademisi, mahasiswa, hingga pelaku usaha.

Kanwil DJBC Aceh menegaskan keterbukaan data perdagangan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat reformasi birokrasi menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan

Ekonomi Bisnis

BSI Raih Anugerah ESG 2026 lewat Program Green Zakat
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari

Aceh Besar

Pasokan Semen Aceh Jadi Perhatian, SIG Evaluasi Distribusi Harian
Konferensi pers Polda aceh

Banda Aceh

Pemasok Cartridge Etomidate di Bireuen Jadi DPO, Polisi Buru RK
Konferensi pers pemerintah Aceh

Banda Aceh

Sekda Aceh Buka Rincian Dana Rp2,5 Triliun Penanganan Bencana
Kabid Humas Polda Aceh

Banda Aceh

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Plt

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah
Gedung ojk

Ekonomi Bisnis

OJK: Industri Keuangan Syariah 2025 Tumbuh Positif