Home / Banda Aceh / Ekonomi Bisnis

Senin, 18 Mei 2026 - 12:30 WIB

Kanwil DJBC Aceh Luncurkan E-Book dan Infografis Komoditas Ekspor Impor Aceh

Peluncuran buku komoditas ekspor impor Aceh oleh DJBC Aceh. (Foto: Dok/DJBC Aceh).

Peluncuran buku komoditas ekspor impor Aceh oleh DJBC Aceh. (Foto: Dok/DJBC Aceh).

Banda Aceh — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Wilayah DJBC Aceh resmi meluncurkan Buku Komoditas Ekspor dan Impor Aceh serta Infografis Komoditas Unggulan sebagai upaya memperkuat transparansi data perdagangan dan literasi ekonomi regional.

Peluncuran produk literasi data tersebut menjadi bagian dari komitmen Kanwil Bea Cukai Aceh menghadirkan informasi kepabeanan yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum.

Baca Juga |  Bea Cukai dan PT Rosin Sinergi Dukung Industri Ekspor Aceh

Kepala Kanwil DJBC Aceh mengatakan penyediaan data siap pakai atau readiness criteria menjadi langkah penting untuk mendukung pengambilan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

“Masyarakat berhak mengetahui secara jelas komoditas yang menjadi potensi ekspor dan impor di wilayahnya. Instrumen data ini kami hadirkan untuk melihat kondisi riil perekonomian daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data perdagangan luar negeri tahun 2025, sektor energi dan pertambangan masih mendominasi ekspor Aceh dengan kontribusi mencapai 66,98 persen terhadap total devisa ekspor daerah.

Baca Juga |  11.400 Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Aceh dalam Tiga Hari Operasi

Sementara pada sektor impor, komoditas Propana dan Butana tercatat mendominasi hingga 92,12 persen. Kondisi tersebut memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu hub distribusi energi di wilayah Sumatera bagian utara.

Selain diterbitkan dalam format buku digital atau e-book, Kanwil DJBC Aceh juga menyajikan data melalui infografis interaktif agar lebih mudah dipahami masyarakat tanpa proses birokrasi yang rumit.

Baca Juga |  Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 155 Ribu Ekstasi di Aceh Timur

Produk literasi data tersebut kini dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi PPID Kanwil Bea Cukai Aceh oleh instansi pemerintah, akademisi, mahasiswa, hingga pelaku usaha.

Kanwil DJBC Aceh menegaskan keterbukaan data perdagangan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat reformasi birokrasi menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Ekonomi Bisnis

RUPSLB Solusi Bangun Indonesia Perkuat Manajemen dan Pasar Ekspor

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia