Banda Aceh – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., M.M., menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan keselamatan dalam bertugas kepada seluruh personel Zeni Kodam Iskandar Muda (Zidam IM). Ia mengingatkan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD agar menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak kehormatan diri, keluarga, dan satuan.
Penegasan tersebut disampaikan Pangdam IM saat melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Zidam IM, Banda Aceh, Rabu (28/10/2026) pagi. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan dan peninjauan satuan Badan Pelaksana Kodam Iskandar Muda (Satbalakdam IM).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi satuan, mempererat komunikasi antara pimpinan dan personel, sekaligus memberikan arahan guna meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelaksanaan tugas.
Dalam arahannya, Pangdam IM mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin, integritas, dan kehormatan sebagai prajurit TNI maupun PNS di lingkungan TNI AD. Ia secara khusus menyoroti berbagai perilaku yang berpotensi menimbulkan pelanggaran, seperti judi online, penyalahgunaan narkoba, serta gaya hidup bermewah-mewahan yang tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi.
Menurutnya, setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik pribadi, keluarga, dan institusi. Karena itu, seluruh prajurit dan PNS harus memegang teguh nilai-nilai moral, menaati ketentuan yang berlaku, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan pengabdian. Ia meminta setiap personel mempertimbangkan dampak perbuatannya terhadap keluarga sebelum mengambil tindakan yang berpotensi melanggar aturan.
“Jaga nama baik diri dan satuan. Jangan melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi. Ingat orang tua, istri, dan anak yang menaruh harapan kepada kita. Laksanakan tugas dengan baik dan senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Selain persoalan disiplin, Pangdam IM menekankan bahwa faktor keamanan dan keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Prinsip tersebut berlaku dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja, kegiatan latihan, maupun penugasan di lapangan.
Ia meminta seluruh personel melaksanakan setiap pekerjaan secara profesional, teliti, dan sesuai prosedur dengan memperhatikan keselamatan personel serta keamanan materiil. Menurutnya, keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari hasil yang dicapai, tetapi juga dari kepatuhan terhadap prosedur dan kemampuan mencegah risiko selama pelaksanaannya.
Pangdam IM berharap Zidam IM terus meningkatkan kualitas pengabdian dan menjadi satuan yang profesional serta dapat diandalkan dalam mendukung tugas pokok Kodam Iskandar Muda.
Sebagai satuan yang memiliki fungsi dan tanggung jawab di bidang kecabangan Zeni, Zidam IM diharapkan mampu memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas Kodam IM. Seluruh personel juga diminta memperkuat soliditas, meningkatkan kemampuan, dan menjaga kehormatan satuan.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM turut menyapa personel Detasemen Zeni dan Bangunan (Denzibang) 1 Meulaboh dan Denzibang 2 Lhokseumawe secara daring. Interaksi ini menjadi sarana bagi pimpinan untuk menyampaikan perhatian dan arahan kepada personel yang bertugas di wilayah berbeda sekaligus memperkuat komunikasi serta soliditas antarsatuan.
Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan ramah tamah bersama keluarga besar Zidam IM dan diakhiri dengan foto bersama seluruh personel.
Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen personel Zidam IM dalam menjaga disiplin, integritas, keselamatan, dan profesionalisme, sekaligus meningkatkan kontribusi satuan dalam mendukung tugas pokok Kodam Iskandar Muda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irdam IM, Asrendam IM, Asops Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Waaster Kasdam IM, serta seluruh personel Zidam IM yang terdiri atas perwira, bintara, tamtama, dan PNS.









