Home / Hukum & Kriminal / News

Selasa, 7 Oktober 2025 - 08:45 WIB

Polda Aceh Ungkap Asal Sabu Thailand yang Akan Diedarkan ke Sumut

Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Shobarmen memberikan keterangan pers saat kegiatan pemusnahan 80,5 kilogram sabu dan 1,3 ton ganja di Mapolda Aceh. (Foto:Dok/Polda Aceh).

Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Shobarmen memberikan keterangan pers saat kegiatan pemusnahan 80,5 kilogram sabu dan 1,3 ton ganja di Mapolda Aceh. (Foto:Dok/Polda Aceh).

Banda Aceh — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah kasus besar sepanjang tiga bulan terakhir. Barang bukti tersebut terdiri dari 80,5 kilogram sabu asal Thailand, 1,3 ton ganja, dan 1 kilogram kokain.

Pemusnahan dilakukan di Mapolda Aceh, Senin (6/10/2025), disaksikan oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, perwakilan Komisi III DPR RI, dan unsur Forkopimda Aceh.

“Sabu yang dimusnahkan hari ini berasal dari jalur Thailand–Indonesia dan rencananya akan diedarkan ke wilayah Sumatera Utara,” ujar Dirresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol. Shobarmen, dalam konferensi pers.

Baca Juga |  Operasi Gayo Lues Ungkap 1,9 Juta Batang Ganja

Kombes Shobarmen menjelaskan, seluruh barang bukti dimusnahkan sesuai dengan Pasal 91 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mewajibkan setiap barang bukti hasil tindak pidana narkoba untuk segera dimusnahkan agar tidak disalahgunakan kembali.

Ia menambahkan, pemusnahan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polda Aceh, BNNP Aceh, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Polresta Banda Aceh, Polres Aceh Timur, Polres Gayo Lues, dan Polres Sabang.

Baca Juga |  Fajran Zain: Negara Hampir Tidak Hadir, Rakyat Aceh Dibiarkan Berjuang Sendiri

“Ancaman narkoba terhadap bangsa sangat nyata. Karena itu, pemberantasan dan pencegahan harus dilakukan secara berkesinambungan,” tegasnya.

Wujudkan Aceh Bebas Narkoba

Menurut Shobarmen, pemberantasan narkoba sejalan dengan kebijakan nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang menegaskan pentingnya perlindungan masyarakat dari ancaman narkotika.

“Seluruh stakeholder di Aceh harus bekerja sama tanpa mengenal lelah. Ini tanggung jawab bersama untuk menjaga masa depan generasi Aceh,” katanya.

Baca Juga |  Perbandingan makan siang gratis China dan Indonesia

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada BNNP Aceh, Bea dan Cukai, serta seluruh personel Polda Aceh atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam memerangi peredaran narkotika di Tanah Rencong.

Seluruh barang bukti dimusnahkan melalui proses pembakaran, peleburan, dan penguraian kimia, memastikan tidak ada lagi sisa yang dapat digunakan kembali.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

News

Dubes Australia Apresiasi PERMAMPU-PESADA

News

Wagub Aceh Pantau Kondisi Infrastruktur dan PDAM di Aceh Tamiang

News

UMKM Aceh Bersinar di Persit Bisa 2026

News

Kapolda Aceh Tekankan Profesionalisme saat Kunker ke Polresta Banda Aceh

News

Tabungan Haji dan Bisnis Emas Dongkrak Kinerja BSI pada Triwulan I 2026
Audiensi Sengketa bumi flora

Daerah

Polda Aceh Mediasi Sengketa HGU PT Bumi Flora
Masa aksi demo JKA di kantor gubernur aceh

News

Demo Pergub Nomor 2 JKA Berlanjut Hingga Malam, Polisi Kawal Ketat Lokasi
Aksi Demo Aliansi Rakyat Aceh

News

Demo Jilid Kedua, Massa Desak Gubernur Cabut Pergub Nomor 2 Segera Secara Resmi