Home / Aceh Tamiang / Lingkungan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:48 WIB

Solusi Bangun Indonesia Resmikan Dua Sumur Bor di Aceh Tamiang

Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang, Ir. Muhammad Zein, mencoba langsung fasilitas air bersih yang sudah dapat digunakan oleh masyarakat di Masjid Nurut Taqwa, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto:Dok/SBI)

Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang, Ir. Muhammad Zein, mencoba langsung fasilitas air bersih yang sudah dapat digunakan oleh masyarakat di Masjid Nurut Taqwa, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto:Dok/SBI)

Aceh Tamiang – Sebanyak 9.000 warga di Kabupaten Aceh Tamiang kini memperoleh akses air bersih melalui pembangunan dua fasilitas sumur bor yang diresmikan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk bersama Serikat Pekerja Semen Andalas (SPSA) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu.

Peresmian dilaksanakan di Masjid Nurut Taqwa, Kecamatan Karang Baru, dan Masjid Miftahul Jannah, Kecamatan Manyak Payed, Kamis (2/7). Turut hadir Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia Rizki Kresno Edhie Hambali, Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang Muhammad Zein, Penyelidik Bumi Ahli Muda Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Aceh Zacky Damanhuri, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga |  Inovasi Kelola Limbah, Solusi Bangun Andalas Raih PROPER Hijau 2025

Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan penyediaan air bersih merupakan bagian penting dari proses pemulihan masyarakat setelah bencana.

“Bagi masyarakat yang terdampak bencana, akses terhadap air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi bagian penting dari proses untuk kembali bangkit,” ujar Rizki.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Baca Juga |  FPPA Serukan Perlindungan Lingkungan dan Keadilan Ekologis di Aceh

Mewakili Kepala Dinas ESDM Aceh, Zacky Damanhuri mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menilai kehadiran fasilitas air bersih tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang, Muhammad Zein, menyebut fasilitas tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Fasilitas ini akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan apabila menghadapi kondisi serupa di masa mendatang,” katanya.

Sebelum pembangunan dilakukan, Dinas ESDM Aceh terlebih dahulu melaksanakan survei hidrogeologi untuk menentukan titik dengan potensi air tanah terbaik. Sumur dibor hingga kedalaman sekitar 120 meter dan dilengkapi casing, pompa air, sistem filtrasi, menara toren, serta jaringan perpipaan. Seluruh pekerjaan diselesaikan dalam waktu hampir dua bulan.

Baca Juga |  BSI Kerahkan Relawan dan Starlink untuk Bantu Penanganan Bencana Aceh

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Solusi Bangun Indonesia dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh. Sebelumnya, perusahaan juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, mendukung penanganan darurat, serta memperkuat infrastruktur dasar melalui kolaborasi bersama pemerintah.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Bantuan Alquran dari Kerajaan Arab Saudi

Aceh Tamiang

50 Ribu Al-Qur’an dari Saudi Disalurkan ke Aceh
Bantuan BSI

Aceh Tamiang

BSI Bantu Warga Huntara Lubuk Sidup

Aceh Tamiang

BSI Kibarkan Merah Putih 81 Meter di Aceh Tamiang
Bangkai gajah mati di areal perkebunan PT MPLI Aceh Tamiang.

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh
Dialog multipihak, FJL dan HAkA

Gayo Lues

Tanah Gayo Terancam Tambang, Kolaborasi Jadi Solusi
Musim kemarau di Aceh dan cuaca ekstrem.

Banda Aceh

Mengapa Suhu di Aceh Semakin Gerah? Ini Penyebab Cuaca Panas di Aceh
Rapat Rehabilitasi Pascabencana Aceh Tamiang

Aceh Tamiang

Wagub Aceh Pimpin Rakor Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
Dugong Conservation. Natural Aceh dan Yayasan KEHATI.

Aceh Besar

Kemunculan Dugong Langka di Lamreh Picu Konservasi Habitat Lamun di Aceh