Home / Aceh Besar / Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 16:48 WIB

Cagar Alam Jantho Rusak Akibat Tambang Ilegal

Aksi protes aktivis lingkungan terhadap maraknya tambang ilegal di kawasan Cagar Alam Jantho Aceh Besar. (Foto:Dok/FJL).

Aksi protes aktivis lingkungan terhadap maraknya tambang ilegal di kawasan Cagar Alam Jantho Aceh Besar. (Foto:Dok/FJL).

Aceh Besar — Peringatan Hari Bumi yang semestinya menjadi momentum refleksi justru berubah menjadi ironi di Aceh Besar. Ikatan Pemuda Jantho Lestari bersama Forum Jurnalis Lingkungan Aceh (FJL) menggelar aksi protes terhadap maraknya tambang ilegal di kawasan Cagar Alam Jantho, Rabu (22/04/2026).

Aksi berlangsung di kawasan Krueng Jalin yang kini mengalami kerusakan serius. Air sungai yang dulunya jernih kini berubah menjadi keruh pekat akibat aktivitas tambang yang diduga berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga |  BSI Kerahkan Relawan dan Starlink untuk Bantu Penanganan Bencana Aceh

Warga yang selama ini bergantung pada sungai untuk kebutuhan hidup dan ekonomi kini terdampak langsung. Aktivitas ekonomi melemah, sementara sektor wisata yang sempat berkembang di kawasan tersebut kini mengalami penurunan drastis.

Perwakilan Ikatan Pemuda Jantho Lestari, Yusri, menyebut kerusakan telah berlangsung setidaknya dalam tiga tahun terakhir tanpa penanganan serius.

Baca Juga |  BNNP Aceh Musnahkan Sabu Hasil Pengungkapan di Bireuen

“Air Sungai Jalin sudah mulai keruh sejak tiga tahun lalu, tetapi belum ada langkah konkret menghentikan kerusakan ini,” ujarnya.

Koordinator FJL, Fauzul Munandar, menegaskan bahwa dampak tambang ilegal tidak hanya terjadi di aliran sungai, tetapi juga merambah kawasan konservasi. Ia menyebut kondisi ini sebagai ancaman serius terhadap keberlangsungan hidup masyarakat.

“Kerusakan ini bukan sekadar isu lingkungan, tetapi ancaman nyata bagi masyarakat. Apalagi indikasi kerusakan juga terjadi di dalam kawasan Cagar Alam Jantho,” katanya.

Baca Juga |  Cuaca Ekstrem Robohkan 5 Tower PLN, Listrik di Aceh Padam Meluas

Hingga kini, aktivitas tambang ilegal disebut masih berlangsung tanpa penindakan tegas. Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap komitmen penegakan hukum dalam menangani kejahatan lingkungan.

Sebagai bentuk kepedulian, peserta aksi turut melakukan penanaman puluhan pohon di bantaran sungai sebagai simbol upaya penyelamatan lingkungan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-43 Semen Andalas di Lhoknga

Aceh Besar

Lapas Banda Aceh Gandeng Dinkes Aceh Besar Perkuat Layanan Kesehatan WBP
Forum evaluasi program CSR Solusi Bangun Andalas

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Perkuat CSR Lewat Aspirasi Warga
Pengelolaan pemanfaatan air

Lingkungan

Solusi Bangun Indonesia Manfaatkan Teknologi untuk Efisiensi Penggunaan Air
Pelantikan pejabat PJT Pratama Aceh Besar

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Lantik 8 Pejabat JPT Pratama
Longsor kembali terjadi di Aceh Tengah

Aceh Tengah

Longsor Kembali Terjang Aceh Tengah, Satu Warga Meninggal Dunia
Dikmata Infanteri Gelombang II

Aceh Besar

633 Prajurit Tamtama Resmi Dilantik di Rindam IM
Latihan menembak PJU Polda aceh

Aceh Besar

PJU Polda Aceh Latihan Menembak di Puslat Brimob