Home / Hukum & Kriminal

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:47 WIB

Terungkap, ASN Diskominsa Aceh Diduga Jatuh Sendiri Bukan Korban Begal

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP Donna Briadi. (Foto:Dok)

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP Donna Briadi. (Foto:Dok)

Banda Aceh — Kasus yang menimpa Muhammad Ilham Maulana (31), aparatur sipil negara (ASN) Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Aceh, kini mulai menemukan titik terang. Peristiwa yang sempat diduga sebagai penjambretan di kawasan Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, ternyata mengarah pada dugaan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasat Reskrim AKP Donna Briadi, menyampaikan hal itu usai melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan keluarga korban, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga |  PT Metro Karya Utama Bongkar Dugaan Masalah Serius Tender Parkir RSUDZA

“Setelah dilakukan pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara, dugaan awal bahwa peristiwa tersebut merupakan laka lantas tunggal,” ujar AKP Donna.

Barang Milik Korban Ditemukan Utuh di Lokasi

Polisi memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang. Sepeda motor, helm, dan dompet berisi surat-surat penting ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, satu unit ponsel Poco X7 Pro milik korban ditemukan oleh seorang warga berinisial SH (60) tak jauh dari lokasi. Ponsel tersebut masih dalam keadaan menyala dan telah diserahkan kepada penyidik pada Kamis (9/10/2025).

Baca Juga |  Melarikan Diri Ke Lereng, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia

“SH sudah memberikan keterangan kepada penyidik. Ia menemukan ponsel korban seusai salat subuh, lalu menyerahkannya secara sukarela,” jelas Donna.

Dari keterangan ibu kandung korban, Z, dan abang kandungnya, ER, korban sempat menyatakan bahwa dirinya tidak dijambret. Selain itu, hingga kini belum ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut.

Baca Juga |  Polres Aceh Besar Musnahkan Barang Bukti Narkotika

“Melihat kondisi di lapangan dan hasil keterangan sementara, kami menduga awal korban mengalami laka lantas tunggal,” tambah Kasat Reskrim.

Korban saat ini masih dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dalam kondisi belum stabil. Dari hasil diagnosa medis, korban mengalami pembengkakan di kepala, patah tulang rusuk, serta luka lecet di tangan dan kaki.

“Kondisi kesadaran korban belum memungkinkan untuk dimintai keterangan,” pungkas AKP Donna.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Kekerasan anak di daycare Banda Aceh

Hukum & Kriminal

Polisi Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh
Pemusnahan ladang ganja di Aceh besar

Hukum & Kriminal

Polisi Temukan 20 Hektare Ganja di Lampanah Aceh Besar
Pemeriksaan tersangka kasus kekerasan anak.

Hukum & Kriminal

Satreskrim Ungkap Fakta Baru Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Banda Aceh
Peredaran narkoba

Hukum & Kriminal

Melarikan Diri Ke Lereng, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia
Ujaran Kebencian tiktok.

Hukum & Kriminal

Akun TikTok Diduga Sebar Ujaran Kebencian, Kasus Naik ke Penuntutan
Penadah motor curian

Hukum & Kriminal

Polresta Banda Aceh Tangkap 2 Pelaku Curanmor, 9 Motor Disita
BNPB musnahkan sabu.

Hukum & Kriminal

BNNP Aceh Musnahkan Sabu Hasil Pengungkapan di Bireuen
video asusila live TikTok

Hukum & Kriminal

Respons Cepat Siber Polda Aceh Tangani Video Live TikTok Bermuatan Asusila