Home / Internasional

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:48 WIB

Dari New York, Masyarakat Aceh Suarakan Krisis Kemanusiaan ke PBB

Perwakilan peserta aksi berdialog dengan warga sipil di sela demonstrasi damai. (Foto:Dok)

Perwakilan peserta aksi berdialog dengan warga sipil di sela demonstrasi damai. (Foto:Dok)

New York City, Amerika Serikat — Masyarakat Aceh yang bermukim di Amerika Serikat menggelar aksi demonstrasi damai di depan kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York City, Senin, Januari 2026.

Aksi ini bertujuan menarik perhatian dunia internasional terhadap krisis kemanusiaan dan kerusakan lingkungan yang kian memburuk di Aceh. Liputan terkait aksi demonstrasi ini diterima redaksi LamanNews, Selasa 6 Januari 2026 dari Bustami Ibrahim, yang memantau langsung jalannya aksi di New York.

Dalam aksi tersebut, para demonstran menyerukan keterlibatan aktif komunitas internasional serta mendesak pertanggungjawaban Pemerintah Indonesia atas masifnya kerusakan lingkungan.

Mereka menyoroti laju deforestasi, hilangnya habitat satwa liar, serta dampak ekologis yang dinilai telah memperparah bencana banjir dan longsor di Aceh serta wilayah Sumatra Utara.

Baca Juga |  Dugaan Pungli dan Manipulasi Absensi, Foreder Minta Investigasi Menyeluruh

Melalui orasi dan poster tuntutan, peserta aksi menegaskan bahwa bencana yang terjadi tidak semata bersifat alamiah, melainkan berkaitan erat dengan praktik eksploitasi lingkungan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Mereka menilai kondisi tersebut telah mengancam keselamatan manusia sekaligus keberlanjutan ekosistem hutan Aceh.

“Hutan, manusia, dan satwa di Aceh adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ketika hutan dihancurkan, maka kehidupan kami ikut dimusnahkan,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Selain berunjuk rasa di depan kantor PBB, massa aksi juga menggelar demonstrasi di depan Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca Juga |  Surat Terbuka GAM ke Presiden Prabowo soal Banjir Aceh

Dalam kesempatan itu, perwakilan masyarakat Aceh menyampaikan langsung tuntutan mereka kepada pihak perwakilan Indonesia.

Demonstrasi masyarakat Aceh di PBB
Masyarakat Aceh menggelar aksi demonstrasi damai menuntut perhatian dunia internasional di depan kantor PBB New York. (Foto:Dok/Ist)

Dalam dialog dengan pihak Kedutaan/PTRI RI, perwakilan demonstran menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni:

  1. Penetapan status darurat nasional, mengingat skala bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra Utara dinilai telah melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah.
  2. Pembukaan akses bantuan internasional, guna mempercepat upaya penyelamatan korban serta pemulihan wilayah terdampak.
  3. Penghentian deforestasi dan praktik perusakan lingkungan, disertai penegakan hukum tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti menyalahgunakan lahan.
Baca Juga |  Solidaritas Malaysia, Bantuan Kemanusiaan Diserahkan ke Aceh

Para demonstran menegaskan komitmen untuk tetap membuka ruang dialog dan kerja sama dengan pemerintah. Namun, mereka juga menyatakan akan meningkatkan upaya advokasi damai apabila tidak ada langkah kebijakan yang konkret.

“Jika tidak ada perubahan kebijakan, kami akan meningkatkan advokasi damai, termasuk aksi publik yang lebih besar dan keterlibatan internasional,” tegas perwakilan masyarakat Aceh.

Aksi ini dinilai memperkuat sorotan internasional terhadap kondisi kemanusiaan dan lingkungan di Aceh, sekaligus mendorong peran dunia internasional dalam pengawasan serta penyelamatan kawasan yang memiliki nilai ekologis dan historis tersebut.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Mualem dan Yazid bin Usman Ketua Dewan Perniagaan Malaysia–Aceh

Internasional

Solidaritas Malaysia, Bantuan Kemanusiaan Diserahkan ke Aceh
Kekerasan TNI di aceh

Internasional

GAM Protes Dugaan Kekerasan Aparat dalam Penyaluran Bantuan di Aceh
Connie Rahakundini Bakrie

Internasional

Guru Besar Rusia, Connie Bakrie Tegur Presiden Prabowo, “Negara Tak Boleh Menunda Penyelamatan Korban Bencana”
Surat terbuka GAM untuk presiden Prabowo Subianto

Internasional

Surat Terbuka GAM ke Presiden Prabowo soal Banjir Aceh
Blue Sky Rescue Malaysia

Internasional

Blue Sky Rescue Malaysia Dapat Apresiasi atas Bantuan untuk Aceh
Pimpinan GAM Johan Makmor

Internasional

Bencana Ekologi Aceh Disorot Dunia, GAM Dorong Peran PBB