Home / Banda Aceh / Politik

Kamis, 4 September 2025 - 22:31 WIB

Demo DPR Aceh 1 September Hasilkan 7 Tuntutan Utama

Aksi mahasiswa dan masyarakat soroti kasus HAM di Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Aksi mahasiswa dan masyarakat soroti kasus HAM di Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh — Aksi unjuk rasa ribuan masyarakat bersama aliansi sipil di depan Gedung DPR Aceh, Banda Aceh, pada 1 September 2025, berakhir dengan penandatanganan tujuh tuntutan utama oleh Ketua DPR Aceh setelah melalui proses negosiasi dan diskusi panjang.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah massa mendesak DPR Aceh mengambil sikap terhadap sejumlah isu strategis yang dinilai menyangkut masa depan demokrasi, hak asasi manusia, hingga tata kelola sumber daya alam di Aceh.

Baca Juga |  Balai Syura Desak Kepastian Hukum Pencabutan Pergub JKA Aceh

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, perwakilan aliansi menegaskan bahwa penandatanganan dokumen tuntutan bukan akhir perjuangan, melainkan langkah awal pengawalan kebijakan publik.

“kami akan terus memantau implementasi dari kesepakatan ini dan memastikan seluruh tuntutan benar-benar dijalankan,” ujar perwakilan massa.

Tujuh tuntutan yang disampaikan massa meliputi reformasi DPR untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga legislatif, reformasi Polri agar lebih profesional dan dipercaya publik, serta penyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM di Aceh.

Baca Juga |  Polisi Selidiki Ledakan KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Terluka

Selain itu, massa juga mendesak evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aktivitas tambang di Aceh, pembebasan peserta aksi yang sempat diamankan aparat, transparansi penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh, hingga penolakan penambahan Batalyon Teritorial di Aceh yang dinilai bertentangan dengan MoU Helsinki 2005 dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Aliansi sipil menegaskan pengawalan terhadap kesepakatan akan dilakukan melalui mekanisme Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) agar implementasi tuntutan berjalan terbuka dan dapat diawasi publik.

Baca Juga |  Perempuan Aceh Bicara Lewat Seni, Foto, dan Lagu

“Kami berharap RDPU menjadi ruang kontrol publik agar seluruh proses berjalan transparan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh,” lanjut mereka.

Aksi demonstrasi tersebut sebelumnya sempat diwarnai penangkapan sejumlah peserta aksi oleh aparat keamanan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Yulindawati Dipanggil Polda Aceh Terkait Unggahan Facebook

Banda Aceh

Pangdam IM Pimpin Ziarah HUT ke-81 TNI

Banda Aceh

Maulid Nabi di Polda Aceh, Personel Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Banda Aceh

Curi Meteran Air, Dua Pria Ditangkap Jatanras Banda Aceh

Banda Aceh

Kirab Merah Putih Semarakkan HUT ke-81 TNI

Banda Aceh

Kwarcab Aceh Besar Kukuhkan Gudep Lapas Banda Aceh

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Indonesia Fest 2026

Banda Aceh

Kapolda Aceh Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha