Aceh Besar — Dua pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara dengan Tail Number A-1340 dan A-1318 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma mendarat dengan aman di Shelter Galaxy Mako Lanud Sultan Iskandar Muda, Jumat (28/11/2025).
Kedatangan armada angkut berat ini membawa misi mendesak untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan dan distribusi bantuan kemanusiaan pascabanjir bandang di Aceh.
Kedua pesawat Hercules tersebut mengangkut Alat Peralatan Kerja (Alkap) milik PLN Aceh yang dibutuhkan untuk memperbaiki lima tower SUTT 150 kV yang roboh akibat banjir bandang dan angin kencang di Kabupaten Bireuen. Selain itu, delapan tower lain dilaporkan mengalami kerusakan berat dan tiga tower mengalami kerusakan struktur, sehingga mengganggu pasokan listrik di sejumlah wilayah Aceh.
Selain membawa peralatan vital kelistrikan, pesawat Hercules juga mengangkut bantuan logistik untuk masyarakat terdampak. Bantuan tersebut meliputi Naraga, Eprokal, Food Family, genset, Starlink, LCR, tenda, kompresor, dan berbagai perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh bantuan akan disalurkan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Nav Sudaryanto, S.M, menegaskan bahwa pendistribusian bantuan akan dilanjutkan menggunakan helikopter guna memastikan percepatan penanganan di lapangan.
“TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sultan Iskandar Muda berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur vital, termasuk memastikan kelancaran mobilisasi logistik udara,” ujarnya.
Kehadiran dua pesawat C-130 Hercules ini menjadi bagian penting dari operasi terpadu untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik dan membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana.








