Home / Hukum & Kriminal / News / Peristiwa

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:46 WIB

Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terungkap di Gayo Lues

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo memberikan keterangan pers terkait pengungkapan 58 hektare ladang ganja dan 1,8 ton narkotika lintas provinsi di Mapolda Aceh. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo memberikan keterangan pers terkait pengungkapan 58 hektare ladang ganja dan 1,8 ton narkotika lintas provinsi di Mapolda Aceh. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Banda Aceh — Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues berhasil mengungkap jaringan besar peredaran narkotika lintas provinsi sepanjang Januari hingga Agustus 2025. Dalam periode tersebut, jajaran kepolisian menemukan dan memusnahkan 58 hektare ladang ganja serta menggagalkan peredaran 1,8 ton ganja kering.

Dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Senin (6/10/2025), Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada aparat.

Baca Juga |  Aksi Damai Ojol Banda Aceh Berjalan Tertib, Polisi Dapat Apresiasi

“Seluruh pengungkapan ini berkat dukungan masyarakat. Kami telah menyiapkan reward bagi warga yang membantu aparat, meski sebagian memilih tidak dipublikasikan demi keamanan,” ujar AKBP Hyrowo.

Jaringan Ekstasi Pertama di Gayo Lues Terungkap

Kapolres menjelaskan, dari hasil operasi tersebut, Satuan Narkoba Polres Gayo Lues berhasil membongkar tiga jaringan narkotika lintas provinsi, termasuk satu jaringan peredaran ekstasi pertama di wilayah Gayo Lues.

Baca Juga |  Aliansi Mahasiswa Aceh Kritik Klaim Pemulihan Banjir 100 Persen

“Kasus ekstasi ini menjadi perhatian khusus karena merupakan pengungkapan pertama di Gayo. Pola peredaran di pedalaman mulai berubah, dan ini memerlukan kewaspadaan ekstra,” tegasnya.

AKBP Hyrowo mengimbau masyarakat agar tidak lagi menanam ganja atau terlibat dalam jaringan narkoba. Ia menegaskan bahwa aktivitas itu bukan hanya merusak lingkungan dan hutan Gayo Lues, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda.

Baca Juga |  Akses Listrik Terganggu, Vaksin Puskesmas Dievakuasi ke Bandara SIM

“Kami mengajak masyarakat beralih ke tanaman produktif seperti kopi dan sayuran. Itu membawa manfaat, bukan kehancuran,” pungkasnya.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Residivis Pencurian di Sejumlah Warkop di Banda Aceh Ditangkap Polisi

News

Polresta Banda Aceh Klarifikasi Kasus Pencurian di Warkop Muda Kopi

News

Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polresta Banda Aceh Diserah Terimakan
Bantuan Kapolda Aceh atas penemuan bayi.

Peristiwa

Penemuan Bayi di Mesjid Aceh Jaya Kapolda Aceh Beri Bantuan
Misbah

News

Aliansi Mahasiswa Aceh Kritik Klaim Pemulihan Banjir 100 Persen
Kak Na dan sopir truk

Peristiwa

Nostalgia Kak Na, Diselamatkan Sopir Tangki Saat Banjir
Kondisi tenda pengungsian

News

Koalisi Sipil Kritik Klaim Prabowo soal Pemulihan Bencana Aceh
Kecelakaan lalulintas

News

Jelang Lebaran Kecelakaan Renggut Lima Nyawa, Ini Kata Kasat Lantas Polresta Banda Aceh