Home / News

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:45 WIB

Kisah Nyata Pemasungan ODGJ Diangkat dalam Film NOEH

Nonton bareng Trailer film NOEH angkat pemasungan ODGJ pada acara Konferensi pers film NOEH di RSJ Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Nonton bareng Trailer film NOEH angkat pemasungan ODGJ pada acara Konferensi pers film NOEH di RSJ Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh — Film bertajuk NOEH resmi diperkenalkan kepada publik dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, Kamis (12/2/2026).

Film ini mengangkat kisah nyata orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengalami pemasungan, sekaligus menjadi media advokasi atas persoalan kesehatan mental di Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga memutar trailer perdana NOEH yang memperlihatkan potret memilukan praktik pemasungan ODGJ di sejumlah wilayah. Berdasarkan data yang dipaparkan, kasus pemasungan telah terkonfirmasi di 10 kabupaten/kota di Aceh.

Film noeh
dr. Hanif mengadakan Konferensi pers “Film NOEH” di RSJ Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist).

Sutradara film NOEH, Davi, menjelaskan bahwa proses produksi film ini tidak hanya menuntut energi besar, tetapi juga keberanian untuk menyuarakan realitas yang selama ini tersembunyi.

“Film ini diangkat dari kisah nyata. Prosesnya sangat menguras tenaga karena kami turun langsung ke lapangan dan melibatkan hampir 50 talent, termasuk yang sudah berpengalaman. Kami ingin cerita ini tersampaikan secara jujur dan apa adanya,” ujar Davi.

Baca Juga |  Ibu Marlina Muzakir Jemput Remaja Lumpuh Layu dari Pulo Aceh

Ia menambahkan, NOEH berfokus pada kisah seorang ODGJ yang dipasung oleh keluarganya akibat keterbatasan pemahaman dan minimnya akses layanan kesehatan jiwa. Film ini diharapkan menjadi refleksi sosial sekaligus pemantik kepedulian bersama.

Kepala RSJ Banda Aceh, dr. Hanif, mengungkapkan bahwa selama proses produksi film, sejumlah fakta sosial turut terkuak. Salah satunya adalah kisah dua ODGJ bersaudara yang terpisah dan baru kembali bertemu saat proses pembuatan film berlangsung.

‎“Ada banyak cerita yang selama ini tidak terlihat. Bahkan dalam beberapa kasus, perangkat desa dan kepala daerah setempat tidak mengetahui adanya warga yang dipasung. Mereka baru mengetahui setelah tim turun langsung ke lapangan,” jelas dr. Hanif.

Baca Juga |  Dari Matangkuli hingga Tanah Jambo Aye, Tenda Pengungsi Kembali Terendam Banjir

Ia menyebutkan, praktik pemasungan yang terkonfirmasi saat ini tersebar di 10 kabupaten/kota. Pihaknya menegaskan bahwa film ini bukan sekadar karya sinematik, melainkan bagian dari upaya advokasi berbasis bukti.

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa persoalan ini nyata dan membutuhkan kerja besar serta kolaborasi lintas sektor. Karena itu kami dokumentasikan dalam bentuk film agar menjadi bukti sekaligus dorongan bagi pihak yang memiliki kewenangan,” tegasnya.

Saat ini, RSJ Banda Aceh merawat 441 pasien. Selain layanan perawatan, pihak rumah sakit juga tengah mengembangkan rumah rehabilitasi di Kota Malaka dengan luas lahan sekitar 26 hektare. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi pasien yang hampir pulih agar dapat menjalani proses reintegrasi sosial secara bertahap.

Baca Juga |  Korban Tembus 1.059 Jiwa, Koalisi Sipil Aceh Desak Bencana Nasional Sumatra

‎Dalam kesempatan yang sama, seorang penyintas yang telah pulih—disebut dengan istilah “polem”—menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.

“Saya berterima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk pulih dan kembali menjalani hidup,” ujarnya haru.

Melalui film NOEH, para pembuatnya berharap isu kesehatan jiwa tidak lagi dipandang sebelah mata. Pemasungan dinilai bukan hanya persoalan medis, tetapi juga persoalan sosial, edukasi, dan keberpihakan kebijakan. Film ini dijadwalkan akan diputar secara lebih luas sebagai bagian dari kampanye kesadaran kesehatan mental di Aceh dan tingkat nasional.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Dian Rubianty

News

Ombudsman Tegaskan Larangan Pungutan Sertifikasi Guru
Stop kekerasan terhadap anak.

Hukum & Kriminal

Empat Pemuda Jadi Tersangka Kekerasan Anak di Aceh Tengah, Flower Aceh Angkat Suara
Program Hibah Grassroots Jepang di Indonesia

News

Hibah Grassroots Jepang Dibuka, Peluang LSM dan Yayasan di Aceh–Sumatra
Ketua Posko Yabani, Dhulhadi bersama warga Babah Suak

News

Ketika Relawan Hadir: Kisah Anak-Anak Di Babah Suak, Langsung Masuk SD Tanpa TK
Dokumen pengumuman hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama aceh

News

Direktur RSUZA Disaring, Rekam Jejak Pejabat Kembali Disorot dalam Seleksi JPT Aceh
Pelantikan pengurus LPSA

News

LPSA Resmi Dilantik, Perempuan Aceh Siap Ambil Peran Strategis
Road Show Yabani Berkisah

News

Cerita Kerajaan dan Kebersihan Warnai Road Show YABANI Berkisah di Bireuen
Misbah Hidayat, Mahasiswa UNMUHA

News

Surat Mahasiswa Aceh, Negara Bisa Membungkam, Nurani Tidak