Home / Aceh Barat Daya / Sosial & Budaya

Jumat, 24 April 2026 - 14:57 WIB

Meriahkan HUT Abdya, 17 Ribu Lemang Siap Dibakar

Ketua Panitia HUT ke-24 Abdya, Jufri Yusuf. (Foto:Dok/Ist)

Ketua Panitia HUT ke-24 Abdya, Jufri Yusuf. (Foto:Dok/Ist)

Blangpidie — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengajak masyarakat memeriahkan tradisi Meuseuraya Toet Lemang dalam rangka peringatan HUT ke-24 Abdya.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, di bantaran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Asan dan Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie.

Ketua Panitia HUT ke-24 Abdya, Jufri Yusuf, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini dikemas lebih masif dengan target pembakaran 17 ribu batang lemang.
“Sebanyak 17 ribu batang lemang akan dibakar. Ini menjadi langkah strategis untuk mencetak rekor MURI sekaligus mengangkat budaya lokal ke level nasional,” ujarnya.

Baca Juga |  Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman 

Selain lemang, panitia juga menyiapkan 34 ribu bungkus tape beras sebagai pelengkap sajian tradisional. Kombinasi lemang dan tape dinilai bukan sekadar kuliner, melainkan representasi identitas budaya masyarakat Aceh, khususnya Abdya.

Baca Juga |  BSI Bantu Warga Huntara Lubuk Sidup

Pemerintah daerah mengundang seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Pengunjung tidak hanya dapat merasakan atmosfer budaya, tetapi juga menikmati sajian lemang dan tape secara gratis.

Jufri menegaskan, Meuseuraya Toet Lemang memiliki nilai strategis sebagai sarana pelestarian budaya, penguatan kohesi sosial, serta penggerak ekonomi lokal berbasis tradisi. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk terlibat dalam perputaran ekonomi daerah.

Baca Juga |  Dinas Peternakan Aceh Jamin Kualitas Hewan Kurban untuk Meugang dan Idul adha

Ia turut menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan budaya. Menurutnya, tradisi ini dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk kembali mengenal dan mencintai akar budaya lokal.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi platform untuk memastikan tradisi tetap hidup dan relevan,” katanya.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Aceh Tamiang

Bhayangkari Resmikan 82 Sumur Bor di Aceh
Peringatan maulid nabi Muhammad Saw

Aceh Barat Daya

Maulid Ceria di Daru Quthny, Ust Wahyu QeCe Ajak Anak Teladani Rasulullah
Olah TKP

Banda Aceh

Pria Asal Pidie Ditemukan Meninggal di Masjid Peunayong
Serambi Awards 2026.

Banda Aceh

Kak Na Raih Srikandi Pemulihan Aceh
Penebaran benih ikan nila di kolam lapas Banda Aceh

Banda Aceh

Lapas Banda Aceh Ubah Lahan Idle Jadi Kolam Ikan
Bantuan BSI

Aceh Tamiang

BSI Bantu Warga Huntara Lubuk Sidup
Bantuan sosial

Aceh Selatan

Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram
PPA peringati HUT RI

Banda Aceh

Partai Perjuangan Aceh Rayakan HUT RI ke-81 di Banda Aceh