Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Aceh

Selasa, 14 April 2026 - 07:56 WIB

RUPS Bank Aceh: Gubernur Tekan Digitalisasi dan Tata Kelola

Gubernur Aceh saat menghadiri Pembahasan transformasi digital Bank Aceh Syariah di Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Gubernur Aceh saat menghadiri Pembahasan transformasi digital Bank Aceh Syariah di Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan pentingnya penguatan tata kelola, transparansi, serta transformasi digital dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 Bank Aceh Syariah yang digelar di Banda Aceh, Senin (13/4/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Muzakir menyebut RUPS sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menentukan arah kebijakan perusahaan ke depan. Ia menekankan bahwa laporan pertanggungjawaban harus mencerminkan profesionalitas dan integritas dalam pengelolaan bank daerah.

Baca Juga |  Lapas Banda Aceh Gelar Tes Urine, Pastikan Warga Binaan Negatif Narkoba

Menurutnya, Bank Aceh Syariah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh, sehingga setiap kebijakan harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Agenda utama lainnya dalam RUPS adalah pembahasan Rencana Bisnis periode 2026–2028. Dalam menghadapi dinamika global dan percepatan digitalisasi, bank didorong untuk menyusun strategi yang adaptif dan inovatif, termasuk memperkuat layanan berbasis digital serta memperluas pembiayaan ke sektor produktif, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga |  Pendekatan Humanis Kapolda Aceh Tuai Apresiasi Haji Uma

Pemerintah Aceh juga menekankan pentingnya penerapan prinsip good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko yang optimal guna menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.

Selain itu, akselerasi layanan digital yang aman dan inklusif menjadi perhatian utama, agar masyarakat dapat mengakses layanan perbankan secara mudah tanpa mengabaikan aspek keamanan data dan dana.

Baca Juga |  Tabungan Haji dan Bisnis Emas Dongkrak Kinerja BSI pada Triwulan I 2026

“RUPS ini diharapkan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Bank Aceh Syariah dan pembangunan ekonomi Aceh,” ujar Muzakir.

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Direktur Utama Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas, serta para pemegang saham dari unsur kepala daerah se-Aceh.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

Investasi Emas Makin Dilirik, Cicil Emas BSI Tembus Rp16,93 Triliun
Deviden BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Nilai per Saham Melonjak 44 Persen
Data ekspor kopi Aceh.

Ekonomi Bisnis

Ekspor Kopi Aceh Menurun, Devisa Capai Rp440 Miliar
OJK dorong digitalisasi layanan perbankan rakyat

Ekonomi Bisnis

BPR dan BPRS Catat Kinerja Positif, OJK Fokuskan Penguatan hingga 2027
BSI berqurban

Ekonomi Bisnis

BSI Aceh Perluas Manfaat Kurban, 282 Hewan Disalurkan ke Berbagai Daerah
Anggoro Eko Cahyo

Ekonomi Bisnis

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia
Dedy Indra Setiawan

Ekonomi Bisnis

Dedy Indra Setiawan Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Umum APERSI 2026-2031
Kerja sama digitalisasi

Ekonomi Bisnis

Bank Aceh dan PosSaku Perkuat Digitalisasi UMKM Aceh