Home / Banda Aceh / Politik

Minggu, 21 September 2025 - 23:40 WIB

Munas Muda Seudang II Ditutup, Agam Nur Muhajir Jadi Ketua

Suasana malam puncak Munas Muda Seudang II di Anjong Mon Mata Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Suasana malam puncak Munas Muda Seudang II di Anjong Mon Mata Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh – Malam puncak Musyawarah Nasional (Munas) Muda Seudang II dengan tema “Seutoet Geunareh Seujuang” berlangsung meriah di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Minggu (21/9/2025). Acara ini menjadi penutup rangkaian munas yang telah digelar selama tiga hari sejak 19 September 2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Aceh M. Nasir Samaun, Deputi BPKS Fajran Zein, perwakilan Wali Nanggroe Aceh, jajaran SKPA, perwakilan Partai Aceh, anggota DPR, serta kader Muda Seudang dari berbagai kabupaten/kota.

Ketua Panitia, Aswadi, SKM, menyebut Munas II ini menjadi ruang konsolidasi pemuda.

Baca Juga |  Wagub Fadhlullah Dorong Kolaborasi PHRI Bangun Pariwisata Halal

“Kegiatan ini ruang penyatuan gagasan anak-anak muda Aceh. Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh bisa memberi kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.

Plt Ketua Muda Seudang, Samsul Bahri (Sarjev), menegaskan organisasi ini lahir dari kegelisahan kolektif tentang masa depan Aceh.

“Muda Seudang dibentuk oleh mahasiswa dan sarjana yang sadar pentingnya arah perjuangan Aceh. Nama ini terinspirasi dari syair Dodaidi yang penuh harapan seorang ibu kepada anaknya,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Agam Nur Muhajir, S.IP ditetapkan sebagai Ketua Muda Seudang terpilih. Ia menegaskan komitmen generasi muda Aceh untuk tetap teguh menghadapi tantangan.

Baca Juga |  Jeritan Sri Wahyuni di Depan Gedung DPRA

“Selama enam tahun perjalanan, banyak intervensi yang kami hadapi. Tapi dengan semangat kolektif, kami yakin mampu berdiri kokoh. Partai Aceh bukan sekadar partai, melainkan wadah yang merangkul anak muda untuk berkontribusi,” tegas Agam.

Ketua Partai Aceh, Irfansyah, memberikan apresiasi atas lahirnya Muda Seudang sebagai sayap partai.

“Kehadiran kalian adalah benteng bagi Partai Aceh. Kami berharap Muda Seudang bisa membangun, menyumbangkan ide, dan menjadi tongkat estafet perjuangan,” katanya.

Baca Juga |  Foreder Bongkar Dugaan Pungli di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar, Ratusan Juta Diduga Raib

Sekda Aceh, M. Nasir Samaun, turut berbagi refleksi perjuangan di era 1990-an saat Aceh masih dilanda konflik.

“Gerakan pemuda tidak bisa dibendung. Karena itu, Muda Seudang harus jadi kekuatan sentral, memperkuat struktur, menjaga kualitas, serta merawat ideologi perjuangan,” tegas Nasir.

Malam puncak Munas II ini semakin meriah dengan tarian Ranup Lampuan dari Sanggar Alam Peudeung, penampilan penyanyi lokal Lea Amalia, serta hiburan musik dari band The Krak.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Sertijab karorena

Banda Aceh

Karorena Polda Aceh Serahkan Jabatan, Kapolda Sampaikan Pesan Purna Tugas
Penyerahan penghargaan O2SN Kota Banda Aceh

Banda Aceh

Dominasi O2SN 2026, SMATIKA Aceh Sabet Gelar Juara Umum
Ditjenpas Aceh, Ramdani boy

Banda Aceh

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Lapas Banda Aceh
Fortress perusahaan penyedia pintu baja modern. Apersi aceh

Banda Aceh

Perkuat Ekosistem Properti, APERSI Aceh Bahas Kerja Sama dengan Fortress
Evakuasi jenazah KM Emirates

Banda Aceh

Ditpolairud Polda Aceh Evakuasi Jenazah ABK KM Emirates yang Meninggal Saat Melaut
Kapolresta Cup 2026

Banda Aceh

Kapolresta Cup 2026 Resmi Bergulir, 16 Klub Siap Bersaing Junjung Sportivitas
Nasir, sekda Aceh, ditetapkan Komisaris Utama Bank Aceh

Pemerintah

Muhammad Nasir Ditunjuk sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah
Zaini Abdullah wafat

Banda Aceh

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia di RSUDZA Banda Aceh