Home / News

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:53 WIB

Telly Nathalia Hadiri Forum Internasional di Kazakhstan Bahas Isu Global dan AI

Sekjen IWO Telly Nathalia tiba di Astana, Kazakhstan untuk menghadiri Astana Think Tank Forum 2025. (Foto:Dok/Ist)

Sekjen IWO Telly Nathalia tiba di Astana, Kazakhstan untuk menghadiri Astana Think Tank Forum 2025. (Foto:Dok/Ist)

Astana, Kazakhstan — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Wartawan Online (IWO), Telly Nathalia, tiba di Astana, Kazakhstan, pada Rabu (15/10/2025) untuk menghadiri Astana Think Tank Forum 2025, sebuah ajang internasional bergengsi yang mempertemukan para pemikir global lintas negara. Kehadirannya merupakan undangan resmi dari Pemerintah Kazakhstan melalui Kedutaan Besar Kazakhstan di Indonesia.

Tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua Astana Think Tank Forum, setelah sukses diadakan pada 2024 yang menghadirkan 45 pembicara dari 22 negara, termasuk Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. M. Fadjroel Rachman, serta Pendiri FPCI, Dr. Dino Patti Djalal.

Baca Juga |  Isu Rombak Manajemen BPKS, Politicking Elit Bikin Sabang Terlunta?

Forum tahun 2025 ini mengusung tema “From Polarization to Partnership: Rebuilding Trust in the International System” dan diselenggarakan oleh Kazakhstan Institute for Strategic Studies (KISS) di bawah naungan Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev.

Kegiatan yang berlangsung pada 15–16 Oktober 2025 ini akan menampilkan pidato pembukaan oleh Magzum Mirzagaliyev, penasihat Presiden Kazakhstan, serta menghadirkan sembilan topik diskusi utama dan empat side events selama dua hari forum.

Topik yang akan dibahas mencakup isu multilateralisme, non-proliferasi nuklir, situasi Afghanistan, ekonomi global, investasi, perdagangan, hingga perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga |  KKR Aceh Desak Status Bencana Nasional untuk Banjir Besar Aceh

IWO Representasikan Indonesia di Forum Global

Dalam pernyataannya, Telly Nathalia menyebut kehadirannya sebagai kehormatan bagi IWO dan juga Indonesia.

“Sebuah kehormatan bagi saya pribadi dan bagi IWO tentunya bisa mewakili Indonesia di Astana Think Tank Forum 2025, di mana akan bertemu para pakar berbagai isu dari puluhan negara. Ini adalah forum akademia internasional yang penting untuk memperluas perspektif kita,” ujar Telly.

Telly juga menambahkan, selama ini dirinya mengenal budaya Kazakhstan melalui berbagai kegiatan Kedutaan Besar Kazakhstan di Indonesia, seperti festival film, fashion, musik, hingga kuliner.

Baca Juga |  Atase Pertahanan Perancis Kunjungi Museum Sabang BPKS

“Kali ini saya berkesempatan mengenal Kazakhstan dari sisi intelektual, langsung di negaranya. Ini akan menjadi pengalaman berharga,” tuturnya.

Memperkuat Jembatan Diplomasi Indonesia–Kazakhstan

Astana Think Tank Forum digagas untuk memperkuat peran Kazakhstan sebagai jembatan antara Timur dan Barat, melalui wadah dialog kebijakan global yang jujur, terbuka, dan konstruktif.

IWO, melalui kehadiran Sekjennya, juga tergabung dalam Komunitas Masyarakat Kazakhstan–Indonesia yang resmi dibentuk pada tahun 2024 di Jakarta, sebagai bentuk kerja sama lintas negara di bidang komunikasi, kebudayaan, dan pertukaran pemikiran strategis.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Dian Rubianty

News

Ombudsman Tegaskan Larangan Pungutan Sertifikasi Guru
Stop kekerasan terhadap anak.

Hukum & Kriminal

Empat Pemuda Jadi Tersangka Kekerasan Anak di Aceh Tengah, Flower Aceh Angkat Suara
Program Hibah Grassroots Jepang di Indonesia

News

Hibah Grassroots Jepang Dibuka, Peluang LSM dan Yayasan di Aceh–Sumatra
Ketua Posko Yabani, Dhulhadi bersama warga Babah Suak

News

Ketika Relawan Hadir: Kisah Anak-Anak Di Babah Suak, Langsung Masuk SD Tanpa TK
Dokumen pengumuman hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama aceh

News

Direktur RSUZA Disaring, Rekam Jejak Pejabat Kembali Disorot dalam Seleksi JPT Aceh
Pelantikan pengurus LPSA

News

LPSA Resmi Dilantik, Perempuan Aceh Siap Ambil Peran Strategis
Road Show Yabani Berkisah

News

Cerita Kerajaan dan Kebersihan Warnai Road Show YABANI Berkisah di Bireuen
Misbah Hidayat, Mahasiswa UNMUHA

News

Surat Mahasiswa Aceh, Negara Bisa Membungkam, Nurani Tidak