Home / Banda Aceh / Hukum & Kriminal

Kamis, 6 November 2025 - 13:05 WIB

Terungkap, Santri di Bawah Umur Bakar Dayah Babul Maghfirah karena Dendam

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono saat konferensi pers ungkap kasus pembakaran Dayah Babul Maghfirah. (Foto:Dok/Polresta)

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono saat konferensi pers ungkap kasus pembakaran Dayah Babul Maghfirah. (Foto:Dok/Polresta)

Banda Aceh — Polisi berhasil mengungkap kasus kebakaran asrama putra Dayah Babul Maghfirah di Gampong Lam Alue Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, yang terjadi pada Jumat (31/10/2025) dini hari. Pelakunya ternyata salah satu santri di dayah tersebut, dan masih di bawah umur.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono dalam konferensi pers di Meuligoe Rastra Sewakottama, Kamis (6/11/2025), didampingi Kasat Reskrim Kompol Parmohonan Harahap.

“Pelaku adalah santri di Dayah Babul Maghfirah. Dari hasil penyelidikan dan bukti CCTV, pelaku terbukti melakukan pembakaran secara sengaja,” ujar Kapolresta.

Baca Juga |  Dinas Pendidikan Aceh Pesta Gol, BPKA Tersungkur 3-0 di Laga Pembuka

Menurut Joko, api pertama kali terlihat sekitar pukul 03.00 WIB oleh seorang santri yang tengah terjaga. Lantai dua asrama yang terbuat dari kayu dan triplek membuat api cepat menjalar hingga membakar seluruh bangunan, termasuk kantin dan satu rumah pembina yayasan.

“Api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam dibantu santri dan warga sekitar. Kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar,” tambahnya.

Baca Juga |  Pelindo Jasa Maritim Dukung Pemulihan Aceh Pasca Bencana

Barang bukti yang diamankan meliputi satu jaket hitam milik pelaku dan rekaman CCTV di lokasi kejadian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, penyidik menemukan petunjuk kuat yang mengarah ke tersangka.

Motif: Akibat Dendam dan Aksi Bullying

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku nekat membakar asrama karena sering menjadi korban bullying oleh teman-temannya. Tekanan mental membuat pelaku menyalakan api dengan korek mancis dan membakar kabel di lantai dua gedung asrama.

Baca Juga |  Dua Mahasiswa FH Unsyiah Torehkan Prestasi di National Essay Competition 2025

“Pelaku mengaku ingin membakar barang-barang milik teman-temannya yang sering mengejeknya,” ungkap Kombes Joko.

Pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Karena masih di bawah umur, proses hukum dilakukan sesuai dengan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

“Selama penyidikan, pelaku ditahan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh,” tutup Kapolresta.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan
Konferensi pers Polda aceh

Banda Aceh

Pemasok Cartridge Etomidate di Bireuen Jadi DPO, Polisi Buru RK
Konferensi pers pemerintah Aceh

Banda Aceh

Sekda Aceh Buka Rincian Dana Rp2,5 Triliun Penanganan Bencana
Kabid Humas Polda Aceh

Banda Aceh

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Plt

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah

Banda Aceh

SBI Komit Penuhi Kebutuhan Semen di Aceh
Sinergi PLN dan Kapolda Aceh.

Banda Aceh

PLN Apresiasi Dukungan Polda Aceh Jaga Proyek Strategis Nasional
Masyarakat Mukim Nurul A'la di PTPN I Karang Inong KSO.

Aceh Timur

Masyarakat Mukim Nurul A’la Minta Pemerintah Audit HGU PTPN I Karang Inong KSO