Aceh Timur — Yayasan Bina Anak Usia Dini (YABANI) bersama Kak Bimo kembali melanjutkan Program Roadshow YABANI Berkisah dengan menyambangi PAUD Izza Ceria, Desa Bandrong, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (22/1/2026). Kegiatan ini mengusung pesan besar “Anak Aceh Tangguh dan Bangkit”.
Dalam sesi berkisah tersebut, Kak Bimo mengangkat kisah-kisah inspiratif tentang perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, khususnya bagaimana Allah SWT menghibur Rasulullah saat dilanda kesedihan mendalam. Diceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah merasakan duka yang luar biasa ketika istrinya, Siti Khadijah RA, wafat, serta saat beliau dihina dan ditentang oleh kaum Quraisy.
Kak Bimo menuturkan, Allah SWT kemudian mengangkat kesedihan Rasulullah melalui peristiwa Isra Mikraj, di mana Nabi diperintahkan menaiki Buraq dan menunaikan salat di lima tempat mulia. Kisah tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana dan penuh empati agar mudah dipahami anak-anak usia dini.

“Pesan utamanya adalah, kesedihan dan ujian adalah bagian dari kehidupan. Bahkan Nabi pun pernah mengalaminya,” ujar Kak Bimo di hadapan para peserta.
Masih di hari yang sama, Roadshow YABANI Berkisah juga digelar di PAUD Terpadu Ayeum Mata desa Buket Bata Kecamatan Pante Bidari. Di lokasi ini, Kak Bimo kembali mengajak anak-anak meneladani kesabaran Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi cobaan hidup, sekaligus menanamkan nilai keimanan dan rasa syukur sejak dini.
Kak Bimo juga menitipkan pesan moral kepada anak-anak bahwa setiap cobaan yang diberikan Allah SWT pasti akan diganti dengan kebahagiaan yang jauh lebih besar, asalkan dihadapi dengan kesabaran dan rasa syukur.
Sementara itu, YABANI menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan Roadshow Yabani Berkisah di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya membangun karakter, ketangguhan mental, dan nilai spiritual anak-anak Aceh, khususnya di wilayah yang membutuhkan pendampingan psikososial.
Usai kegiatan di Aceh Timur, YABANI dijadwalkan melanjutkan Roadshow Yabani Berkisah ke Kabupaten Aceh Utara pada Kamis (23/1/2026), sebagai bagian dari rangkaian agenda edukatif dan pemulihan semangat anak-anak melalui pendekatan cerita inspiratif.








