Aceh Besar – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Aceh, Marlina Muzakir atau yang akrab disapa Kak Na, menyambut kedatangan Kapolda Aceh yang baru, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Sari Ruddi Setiawan, di Ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (5/7/2026).
Penyambutan berlangsung dengan nuansa adat Aceh melalui prosesi Ranub Lampuan, penampilan Tari Mundur yang dibawakan Sanggar Tjut Nyak Dhien Meuligoe Gubernur Aceh binaan TP PKK Aceh, serta prosesi Peusijuek yang dipimpin Ketua Majelis Adat Aceh, Yusri Yusuf.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Na menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolda Aceh beserta istri sekaligus berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat antara Pemerintah Aceh, TP PKK Aceh, Polda Aceh, dan Bhayangkari.
“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Ruddi dan Ibu Sari di Bumi Serambi Mekkah. Pemerintah Aceh, termasuk TP PKK Aceh, menyambut dengan tangan terbuka dan siap berkolaborasi dengan Polda Aceh serta Bhayangkari dalam mendukung berbagai program pembangunan,” ujar Kak Na.
Menurutnya, kerja sama lintas lembaga memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, mulai dari percepatan penurunan stunting, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pemulihan masyarakat pascabencana.
Irjen Pol. Ruddi Setiawan resmi dilantik sebagai Kapolda Aceh oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada 4 Juli 2026, menggantikan Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa purnatugas.
Aceh bukan wilayah baru bagi Ruddi. Sebelum dipercaya memimpin Polda Aceh, ia menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri. Pada 2021, ia juga pernah bertugas sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh.
Prosesi penyambutan turut dihadiri Ketua DPRA Zulfadhli, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murthala, Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh.
Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap pimpinan baru Polda Aceh sekaligus mempertegas komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Aceh.









