Home / Banda Aceh / Editorial

Sabtu, 19 September 2026 - 09:41 WIB

Bea Cukai Aceh Serap Masukan Publik untuk Perbaikan Layanan

Banda Aceh — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi hingga jurnalis.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, tersebut menjadi ruang dialog antara Bea Cukai dan masyarakat untuk membahas kualitas pelayanan sekaligus menyerap berbagai masukan terkait pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai di Aceh.

Kepala Kanwil DJBC Aceh, M Rizki Baidillah, mengatakan Bea Cukai memiliki empat peran strategis, yakni mengumpulkan penerimaan negara, memfasilitasi perdagangan, mendukung industri dalam negeri, serta melindungi masyarakat dari peredaran barang berbahaya dan ilegal.

Menurut Rizki, keempat fungsi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha. Karena itu, peningkatan kepercayaan publik menjadi salah satu hal yang perlu terus diperkuat melalui pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan profesional.

Baca Juga |  Aksi Cepat Bea Cukai Lhokseumawe Tangani Bencana Aceh

“Keempat peran tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha. Kepercayaan masyarakat merupakan modal yang sangat penting, sehingga kualitas pelayanan publik harus terus kami tingkatkan agar semakin cepat, mudah, transparan, dan profesional,” ujar Rizki.

Rizki menegaskan, Forum Konsultasi Publik tidak sekadar menjadi wadah bagi Bea Cukai untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Forum tersebut juga dirancang sebagai ruang untuk mendengar langsung masukan, saran, harapan, maupun evaluasi dari para pengguna layanan.

Baca Juga |  Bea Cukai Aceh Wujudkan Pelayanan Cepat, Mudah, dan Transparan

“Forum ini bukan hanya wadah bagi kami untuk menyampaikan informasi, tetapi juga kesempatan untuk mendengarkan secara langsung masukan, saran, harapan, maupun evaluasi dari para pengguna layanan,” katanya.

Ia menyebut, masukan dari para pemangku kepentingan diperlukan karena kualitas pelayanan publik tidak dapat dibangun hanya berdasarkan perspektif internal organisasi.

Keberhasilan Diukur dari Perbaikan

Rizki mengatakan keberhasilan pelaksanaan FKP tidak semata-mata dilihat dari terselenggaranya kegiatan maupun jumlah peserta yang hadir. Lebih dari itu, forum tersebut diharapkan mampu memetakan persoalan di lapangan, menghasilkan langkah perbaikan yang konkret, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Kami menyadari bahwa kualitas pelayanan tidak dapat dibangun dari sudut pandang organisasi semata. Setiap masukan yang disampaikan dalam forum ini menjadi bahan yang sangat berharga dalam upaya perbaikan dan peningkatan pelayanan ke depan,” ujarnya.

Baca Juga |  Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Warga Aceh Diimbau Waspada

Ia juga mengharapkan seluruh peserta dapat menyampaikan masukan secara jujur, objektif, dan konstruktif agar dapat menjadi bahan evaluasi bagi Kanwil DJBC Aceh.

Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik tersebut merupakan bagian dari komitmen Kanwil DJBC Aceh dalam mendorong partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

Langkah tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menekankan pentingnya penyelenggaraan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, serta melibatkan partisipasi masyarakat.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Uji Top Speed, Pemotor Tewas Terjun ke Sungai

Banda Aceh

PW APPAUDI Aceh Kenalkan Pendekatan BCCT kepada Guru PAUD
Sinergitas antar lembaga da instansi

Banda Aceh

Bank Aceh Perkuat Sinergi dengan Polda Aceh
Pemusnahan barang bukti terlarang di lapas.

Banda Aceh

Lapas Banda Aceh dan APH Gelar Razia Gabungan

Banda Aceh

Kapolda Aceh Resmikan Rueng Seumangat Presisi
Penyelidikan karhutla oleh Ditreskrimsus

Banda Aceh

Ditreskrimsus Turun Tangan Tangani Karhutla Singkil

Banda Aceh

Satlantas Banda Aceh Buka Layanan SIM Keliling di CFD
Malam penghargaan olahraga 2026 di Gedung Serba Guna SHB Banda Aceh

Banda Aceh

T Rayuan Sukma Raih Penghargaan Pembina Terbaik Olahraga Berprestasi 2026