ACEH UTARA – Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah hari kelima, menjadi momen nostalgia penuh makna bagi Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir. Ya, hari ini dirinya bertemu dengan Bang Ucok (56). Pria bernama lengkap Jamaludin itu adalah sopir truk tangki yang membantunya lolos dari banjir pada 27 November 2025 lalu.
“Alhamdulillah, hari ini bisa bertemu dan bersilaturrahmi dengan Bang Ucok. Pahlawan saya dan tim saat trabas banjir dari Seunuddon menuju Lhokseumawe,” ujar perempuan yang akrab disapa Kak Na itu sumringah, sambil memperkenalkan Bang Ucok pada Zubaidah, Ibu mertuanya, Ibunda dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
“Berkat bantuan Bang Ucok dan kepiawaiannya mengemudi, kami berhasil diantarkan dengan selamat ke Lhokseumawe, meski perjalannya sungguh mendebarkan. Terima kasih Bang Ucok, sehat selalu buat Abang dan keluarga,” ucap Kak Na.
Sebagaimana diketahui, saat banjir melanda Aceh di penghujung November 2025 lalu, Kak Na bersama Chaidir yang saat itu menjabat Plt Kepala Dinas Sosial Aceh sedang safari ke sejumlah daerah untuk mengantar kebutuhan buffer stock ke sejumlah kabupaten dan kota.
Namun, prahara justru terjadi di perjalanan kembali ke Kuta Raja. Banjir dan banjir bandang yang semakin meninggi dan meluas, mengakibatkan Kak Na dan tim terjebak di Seunuddon.
Memasuki hari kedua pasca banjir, Kak Na terjebak dengan kondisi putus hubungan komunikasi dengan dunia luar karena jaringan komunikasi terputus total. Untuk menghindari kepanikan, Kak Na menginstruksikan tim untuk mencari cara untuk menerobos banjir.
Mobil tangki milik Bang Ucok yang terparkir di tepi jalan menjadi opsi tim. Meski menyadari resiko terendam, namun Bang Ucok menyanggupi untuk mengantar “Ibu Negara” ke Lhokseumawe yang dikabarkan tak terimbas gangguan sinyal komunikasi.
Tepat pukul 16.30 Wib perjalanan trabas banjir dimulai. Kak Na menumpang dalam kabin, sementara Plt Kadinsos Aceh dan tim menumpang di atas tangki truk.
Truk merangkak pelan karena harus berhati-hati memilih jalur yang terendam banjir. Selain itu, jika terlalu laju, maka gelombang yang dihasilkan akan merusak rumah dan warung berkonstruksi kayu yang ada di sisi jalan raya.
Ba’da Isya, Bang Ucok sukses mengantar Kak Na dan tim ke Lhokseumawe. Bukan tanpa duka, suami Nuranisa itu merupakan salah satu korban bencana. Rumah habis disapu bandang.
Kini, ayah dari empat orang anak ini menyewa rumah di kampung halamannya Alu Bilie Rayeuk, untuk tempat bernaung keluarganya sembari menunggu rumah bantuan selesai dibangun.
“Terima kasih buat Ibu Gubernur yang telah mengundang saya dan keluarga di acara open house ini. Alhamdulillah, sejak saat itu, silaturrahmi kami terus terjalin baik. Terima kasih Ibu Ana. Sehat selalu buat Ibu, Pak Gubernur dan keluarga semua,” ucap Bang Ucok.
Suasana Halal bi Halal dan Silaturrahmi Idul Fitri berlangsung meriah, ribuan masyarakat mengantri untuk menyalami Kak Na yang duduk berdampingan dengan Zubaidah sang Ibu Mertua.
Para bocah pun tak mau ketinggalan untuk bersalaman dan mengantri “salam tempel” lebaran dari first lady Aceh itu. []








