Home / News

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:22 WIB

APPAUDI Aceh Resmi Terbentuk, Dhulhadi Pimpin 2026–2030

Dhulhadi terpilih sebagai Ketua PW APPAUDI Aceh 2026–2030. (Foto:Dok APPAUDI).

Dhulhadi terpilih sebagai Ketua PW APPAUDI Aceh 2026–2030. (Foto:Dok APPAUDI).

Banda Aceh — Asosiasi Pelatih Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (APPAUDI) resmi membentuk kepengurusan tingkat provinsi di Aceh melalui Musyawarah Wilayah yang digelar di Grand Mahoni Hotel, Banda Aceh, Kamis (26/2/2026).

Pembentukan struktur wilayah ini menjadi tonggak awal konsolidasi organisasi pelatih PAUD di Tanah Rencong, sekaligus menjawab kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya pelatih pendidikan anak usia dini yang selama ini dinilai belum merata.

Forum tersebut menetapkan Dhulhadi sebagai Ketua Pengurus Wilayah APPAUDI Aceh periode 2026–2030. Musyawarah Wilayah dihadiri jajaran Pengurus Pusat Asosiasi Pelatih Pendidik Anak Usia Dini Indonesia bersama para inisiator pembentukan kepengurusan Aceh.

Ketua II Pengurus Pusat, Rahmitha P Soendjojo, menegaskan bahwa pembentukan struktur di Aceh merupakan langkah strategis yang telah dirancang dalam waktu cukup panjang.

Baca Juga |  IWO Aceh Lantik Pengurus Baru 2025–2029

Menurutnya, keberadaan kepengurusan wilayah bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan fondasi untuk membangun sistem pelatihan yang terarah, terstandar, dan berkelanjutan di tingkat daerah.

muswil appaudi
Musyawarah Wilayah APPAUDI Aceh di Banda Aceh 2026. (Foto:Dok APPAUDI)

Dalam forum tersebut, selain menetapkan ketua terpilih, peserta juga merumuskan rekomendasi program kerja sebagai panduan operasional empat tahun ke depan. APPAUDI, kata Rahmitha, memiliki karakter profesional yang spesifik karena fokus pada pengembangan kapasitas pelatih PAUD, bukan langsung pada pendidik atau lembaga. Data internal organisasi menunjukkan bahwa di sejumlah provinsi, termasuk Aceh, masih terjadi kekurangan pelatih tersertifikasi.

Baca Juga |  19 Warkop di Banda Aceh Bebas dari Kasus Pelanggaran Hak Siar

Padahal, kualitas pendidik PAUD sangat ditentukan oleh kualitas pelatih yang membekali mereka dengan metodologi, kurikulum, dan pendekatan pembelajaran berbasis perkembangan anak.

Ketua PW APPAUDI Aceh terpilih, Dhulhadi, menyampaikan komitmennya membangun sistem pelatihan yang lebih terstruktur dan terukur.

Ia menilai penguatan kapasitas pelatih harus dimulai dari pemetaan kebutuhan di setiap kabupaten/kota, penyusunan standar kompetensi, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi.

“Kami ingin memastikan bahwa pelatih PAUD di Aceh memiliki akses terhadap pelatihan berkelanjutan, sertifikasi yang kredibel, serta jejaring profesional yang kuat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar pengembangan pelatih tidak berjalan parsial.

Baca Juga |  Tanpa Klarifikasi & Permohonan Guru Berprestasi MIN 5 Ulee Kareng Dimutasi, Ada Apa di Kemenag?

Pengamat pendidikan menilai pembentukan APPAUDI Aceh berpotensi menjadi katalis penguatan ekosistem PAUD di daerah, asalkan diikuti tata kelola organisasi yang transparan dan program yang terukur. Tantangan ke depan mencakup pembiayaan pelatihan, distribusi pelatih ke wilayah terpencil, serta integrasi dengan kebijakan pendidikan daerah.

Dengan struktur resmi periode 2026–2030, APPAUDI Aceh diharapkan mampu menjawab kebutuhan peningkatan mutu pelatih secara sistematis dan berkontribusi pada kualitas pendidikan anak usia dini di seluruh Aceh.

Konsolidasi ini menjadi momentum strategis untuk memastikan fondasi pendidikan generasi awal dibangun oleh tenaga pelatih yang kompeten dan profesional.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Paket makanan Program Makan Bergizi

News

Ironi MBG Ramadan, Jatah Dipangkas dan Distribusi Tersendat
Info ojk

Nasional

OJK Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Data Pinjol
Film noeh - odgj

News

Kisah Nyata Pemasungan ODGJ Diangkat dalam Film NOEH
Dian Rubianty

News

Ombudsman Tegaskan Larangan Pungutan Sertifikasi Guru
Stop kekerasan terhadap anak.

Hukum & Kriminal

Empat Pemuda Jadi Tersangka Kekerasan Anak di Aceh Tengah, Flower Aceh Angkat Suara
Program Hibah Grassroots Jepang di Indonesia

News

Hibah Grassroots Jepang Dibuka, Peluang LSM dan Yayasan di Aceh–Sumatra
Ketua Posko Yabani, Dhulhadi bersama warga Babah Suak

News

Ketika Relawan Hadir: Kisah Anak-Anak Di Babah Suak, Langsung Masuk SD Tanpa TK
Dokumen pengumuman hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama aceh

News

Direktur RSUZA Disaring, Rekam Jejak Pejabat Kembali Disorot dalam Seleksi JPT Aceh