Banda Aceh — Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, menegaskan bahwa penunjukan Aceh sebagai tuan rumah Hari Posyandu Nasional 2026 harus dimanfaatkan secara maksimal dengan penyelenggaraan yang sukses dan berkesan.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Posyandu Nasional di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, momentum ini menjadi kehormatan sekaligus tantangan besar, mengingat peringatan Hari Posyandu Nasional untuk pertama kalinya digelar di daerah dan akan dihadiri Ketua Umum Posyandu, Tri Tito Karnavian.
“Ini kehormatan bagi Aceh sebagai tuan rumah perdana. Kita harus mampu menjadi contoh dan tolok ukur bagi daerah lain,” ujar Marlina.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal. Selain itu, kesuksesan acara dinilai menjadi indikator ketangguhan Aceh, khususnya dalam fase pemulihan pascabencana.
Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 rencananya dipusatkan di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, salah satu wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.
Kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan kampanye enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum, dan sosial.
Marlina mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkontribusi maksimal demi menyukseskan kegiatan tersebut sekaligus memperkuat citra positif Aceh di tingkat nasional.








