Home / Banda Aceh / Hukum & Kriminal

Kamis, 16 April 2026 - 15:16 WIB

Polresta Banda Aceh Musnahkan 1,9 Kg Sabu

Barang bukti narkotika sabu dimusnahkan di Polresta Banda Aceh. (Foto:Dok/Polresta Banda Aceh).

Barang bukti narkotika sabu dimusnahkan di Polresta Banda Aceh. (Foto:Dok/Polresta Banda Aceh).

Banda Aceh — Polresta Banda Aceh bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar dan Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1.927,60 gram atau hampir 2 kilogram, Kamis (16/4/2026).

Pemusnahan dilakukan di Meuligoe Rastra Sewakottama Polresta Banda Aceh dan disaksikan sejumlah pihak terkait. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasatresnarkoba AKP Muhammad Jabir menyatakan, pemusnahan dilakukan setelah adanya penetapan status penyitaan barang bukti dari Kejari Aceh Besar.

“Barang bukti sabu seberat 1.927,60 gram atau hampir 2 kilogram ini telah memiliki ketetapan hukum untuk dimusnahkan,” ujar Jabir.

Baca Juga |  PT Metro Karya Utama Bongkar Dugaan Masalah Serius Tender Parkir RSUDZA

Sebelum dimusnahkan, sampel barang bukti telah diuji di Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan dengan Nomor Lab: 202/NNF/2026 tertanggal 23 Januari 2026. Hasilnya memastikan bahwa barang tersebut mengandung metamfetamina yang termasuk narkotika golongan I sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dari total barang bukti, sebanyak 44,40 gram disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium dan pembuktian di persidangan. Sisanya dimusnahkan dengan cara dilarutkan menggunakan alkohol, diblender, lalu dibuang ke septic tank di halaman Polresta Banda Aceh.

Proses pemusnahan turut disaksikan Kasi Pidum Kejari Aceh Besar Sakafa Guraba serta Airport Security, Rescue and Fire Fighting Coordinator Avsec Bandara SIM, Nuzulul Akbar.

Baca Juga |  Terekam CCTV, Polresta Banda Aceh Tangkap Pencuri Motor Milik Warga Meuraksa

AKP Jabir mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkotika dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat. “Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor,” tegasnya.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan seorang pria asal Pidie berinisial NF alias SN yang diamankan di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, saat hendak terbang ke Jakarta pada 25 Desember 2025.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membawa sabu tersebut atas perintah jaringan tertentu dengan imbalan Rp40 juta. Ia juga mengaku telah tiga kali berhasil menyelundupkan narkotika melalui rute berbeda, termasuk dari Batam ke Mataram dan Surabaya.

Baca Juga |  Petugas Bandara SIM Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba

Kapolresta Banda Aceh menyebutkan, pihaknya masih memburu sejumlah nama yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) dan terus mengembangkan jaringan peredaran narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana diperbarui dalam UU Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara minimal 6 tahun hingga maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp10 miliar.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan
Konferensi pers Polda aceh

Banda Aceh

Pemasok Cartridge Etomidate di Bireuen Jadi DPO, Polisi Buru RK
Konferensi pers pemerintah Aceh

Banda Aceh

Sekda Aceh Buka Rincian Dana Rp2,5 Triliun Penanganan Bencana
Kabid Humas Polda Aceh

Banda Aceh

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Plt

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah

Banda Aceh

SBI Komit Penuhi Kebutuhan Semen di Aceh
Sinergi PLN dan Kapolda Aceh.

Banda Aceh

PLN Apresiasi Dukungan Polda Aceh Jaga Proyek Strategis Nasional
Masyarakat Mukim Nurul A'la di PTPN I Karang Inong KSO.

Aceh Timur

Masyarakat Mukim Nurul A’la Minta Pemerintah Audit HGU PTPN I Karang Inong KSO