Home / News

Senin, 25 Mei 2026 - 19:16 WIB

Mengenal T. Rival Amiruddin, Dari Sopir Labi-Labi Jadi Pengusaha Sukses

Aceh — Nama T. Rival Amiruddin kini semakin dikenal publik Aceh, tidak hanya sebagai pengusaha transportasi sukses, tetapi juga figur yang aktif di bidang sosial dan organisasi politik. Sosok yang dikenal sebagai pemilik PO JRG (Jasa Rahayu Gumpeung) dan Mitra Rahayu itu disebut sebagai salah satu pengusaha asal Aceh yang berhasil membangun bisnis transportasi besar dari titik nol hingga mampu menembus persaingan nasional.

Perjalanan hidup T. Rival Amiruddin menjadi gambaran nyata tentang kerja keras, konsistensi, dan keberanian mengambil peluang. Sebelum dikenal sebagai pengusaha sukses di ibu kota, ia bahkan pernah menjalani profesi sederhana sebagai sopir labi-labi dengan trayek Tiro – Sigli dan Trayek Sigli – Merdu.

Baca Juga |  Pertemuan T. Rival dan PSI Picu Spekulasi Politik Nasional

Dari balik kemudi angkutan umum itulah, Rival mulai memahami denyut kehidupan masyarakat kecil sekaligus membaca kebutuhan transportasi yang terus berkembang. Pengalaman di lapangan membentuk mental kerja keras dan ketangguhan yang kemudian menjadi fondasi dalam membangun kerajaan bisnis transportasi miliknya.

Kini, perusahaan otobus yang dipimpinnya berkembang pesat. Armada PO JRG dan Mitra Rahayu melayani berbagai rute lintas provinsi di Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa. Di tengah ketatnya persaingan industri transportasi, nama JRG dikenal sebagai salah satu perusahaan transportasi asal Aceh yang mampu bertahan sekaligus berkembang secara agresif.

Namun, kesuksesan bisnis tidak membuat T. Rival Amiruddin melupakan masyarakat kecil. Ia dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap ekonomi rakyat bawah. Setiap tahunnya, ia rutin menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim, bantuan pendidikan, hingga berbagai bentuk kepedulian sosial yang bersumber dari keuntungan usahanya.

Baca Juga |  Terkait Korupsi, Eks Kepala Pos Rimo Aceh Singkil Resmi Ditahan

Aktivitas sosial tersebut bukan sekadar formalitas. Dalam berbagai momentum kebencanaan di Aceh, T. Rival Amiruddin juga terlibat langsung membantu masyarakat terdampak. Melalui komunitas Solidarity Squad bersama sejumlah seniman Aceh, ia turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan di delapan kabupaten/kota yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.

Kedekatannya dengan masyarakat akar rumput membuat namanya semakin dikenal luas. Banyak kalangan menilai, Rival merupakan sosok pengusaha yang tidak hanya fokus membangun bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.

Baca Juga |  Solidarity Squad Aceh Apresiasi Pencabutan Pergub JKA oleh Mualem

Kiprah T. Rival Amiruddin tidak berhenti di dunia usaha. Pada Mei 2026, ia resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh setelah ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Penunjukan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menghadirkan figur muda berlatar belakang pengusaha dan pekerja lapangan untuk memperkuat konsolidasi politik PSI di Aceh.

Perjalanan hidup T. Rival Amiruddin bisa menjadi contoh bahwa kerja keras, keberanian, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dan menjadi awal bagi Kesuksesan.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

KPK sorot Dana Hibah Aceh

Editorial

KPK Soroti Miliaran Dana Hibah Aceh Untuk Lembaga Vertikal Negara
Sengketa waris keluarga Abdul Wahab

Hukum & Kriminal

Warisan Diperebutkan, Tanda Tangan Ahli Waris ODGJ Dipalsukan Oleh Notaris PPAT
Kebakaran kampus Unsyiah

News

Polresta Selidiki Kebakaran Fakultas Pertanian USK, Diduga Bentrokan Mahasiswa
Dedy Indra Setiawan

Ekonomi Bisnis

Dedy Indra Setiawan Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Umum APERSI 2026-2031
Solidaritas Aliansi Rakyat Aceh

News

Aliansi Rakyat Aceh Kawal Sidang Aktivis Mahasiswa Hingga Tuntas
Kepala Dinas Peternakan Aceh, Safridhal.

News

Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman 
Gerakan Pramuka aceh

Hukum & Kriminal

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan di Pramuka Aceh Disorot, Aktivis Perempuan Minta Audit Anggaran Rp6 Miliar
Tampilan situs JDIH Aceh

News

Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA, JDIH Masih Tampilkan “Berlaku”