Banda Aceh — Nama T Rival Amiruddin kian menguat dalam dinamika internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh menjelang penentuan kepemimpinan daerah. Sejumlah kalangan menilai elektabilitasnya meningkat dan membuatnya diperhitungkan sebagai salah satu figur potensial di partai tersebut.
Dukungan terhadap Rival datang dari berbagai unsur, mulai dari tokoh muda, akademisi, insan pers, hingga tokoh agama. Mereka menyebut Rival memiliki kedekatan dengan masyarakat serta rekam jejak sosial yang terlihat dalam berbagai kegiatan lapangan.
Tokoh muda Aceh Barat, Yusmadi, menilai Rival sebagai sosok yang memahami kondisi masyarakat kecil. Menurutnya, pengalaman berinteraksi dengan warga akar rumput membuatnya mudah diterima di berbagai kalangan.
Cendekiawan muda Aceh Barat Daya, Nasruddin, menyebut Rival memiliki basis dukungan yang terus tumbuh dan dinilai berpotensi memperkuat PSI Aceh pada Pemilu 2029. Ia menilai peluang peningkatan suara partai terbuka jika kepemimpinan diarahkan secara strategis.
Dukungan serupa disampaikan Koordinator Wilayah Barat Selatan Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh, Muswandi. Ia menilai Rival memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian yang dapat memperkuat posisi partai di daerah.
Pengamat sosial Aceh Timur, Zainal Abidin, menyoroti respons cepat Rival saat masyarakat terdampak musibah. Menurutnya, aksi tanggap bencana tersebut menjadi salah satu faktor yang menumbuhkan simpati publik.
Sementara itu, tokoh muda agama Habib Munawir Assegaf mengapresiasi hubungan Rival dengan kalangan ulama serta aktivitas sosialnya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui yayasan pesantren.
Meningkatnya dukungan dari berbagai elemen dinilai menjadi indikator bahwa nama Rival semakin diperhitungkan dalam peta politik Aceh, khususnya terkait arah kepemimpinan PSI Aceh ke depan.








