Home / Gayo Lues / Kriminal

Kamis, 20 November 2025 - 10:37 WIB

Operasi Gayo Lues Ungkap 1,9 Juta Batang Ganja

Lokasi pemusnahan ladang ganja seluas 51,75 hektare di Gayo Lues. (Foto:Dok/BC)

Lokasi pemusnahan ladang ganja seluas 51,75 hektare di Gayo Lues. (Foto:Dok/BC)

Gayo Lues — Operasi pemberantasan narkotika terbesar tahun ini kembali digelar di Kabupaten Gayo Lues. Tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, TNI, Bea Cukai, BNNK, Forkopimda Gayo Lues, serta berbagai instansi terkait berhasil memusnahkan 51,75 hektare ladang ganja, yang tersebar di 26 titik pada tiga kecamatan, Selasa, 18/11/2025.

Diperkirakan terdapat 1,9 juta batang ganja atau setara 388 ton tanaman siap panen yang dimusnahkan dalam operasi tersebut.

Kepala Kantor Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, turut hadir bersama jajarannya. Keterlibatan Bea Cukai menegaskan komitmen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk terus memperkuat pengawasan peredaran narkotika, khususnya di wilayah Aceh yang menjadi salah satu jalur rawan.

Baca Juga |  Direktur RSUZA Disaring, Rekam Jejak Pejabat Kembali Disorot dalam Seleksi JPT Aceh

“Partisipasi kami dalam operasi ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap pemberantasan narkotika dan perlindungan masyarakat,” tegas Dwi.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa pengungkapan ladang ganja seluas hampir 52 hektare ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua tersangka pengedar ganja di Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan barang bukti 47 kilogram ganja siap edar.

“Dari hasil pengembangan, kami menemukan total 26 titik ladang ganja dengan luas 51,75 hektare,” kata Eko di Gayo Lues.

Baca Juga |  WH Amankan Pria Diduga Ajudan Pimpinan DPRA Aceh di Hotel Ayani Banda Aceh

Akses menuju lokasi ladang ganja tidak mudah. Tim gabungan harus menempuh perjalanan 1,5 jam dengan kendaraan, kemudian melanjutkan 3 jam berjalan kaki melalui medan hutan lebat dan perbukitan di Kecamatan Pining. Cuaca hujan sempat menghambat perjalanan, tetapi operasi tetap berlangsung aman berkat koordinasi antar lembaga.

Semua tanaman ganja—baik yang sedang tumbuh, siap panen, maupun yang sudah dikeringkan—dimusnahkan langsung di lokasi dengan metode dicabut dan dibakar.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyambut operasi ini sebagai langkah penting menekan praktik budidaya ganja yang masih terjadi. Pemerintah juga terus mendorong masyarakat beralih ke komoditas legal bernilai tinggi, terutama kopi.

Baca Juga |  Polda Aceh Siap Awasi Pertambangan Rakyat Tingkatkan PAD

Pada tahun 2026, Gayo Lues dijadwalkan menerima bantuan pengembangan kebun kopi seluas 4.000 hektare dari Kementerian Pertanian sebagai bagian dari program alih komoditas.

Bea Cukai Langsa menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan penegak hukum lainnya demi memutus mata rantai produksi dan distribusi narkotika di Aceh. Fokus utama adalah menjaga stabilitas keamanan, menciptakan lingkungan yang kondusif, dan membantu mendorong perekonomian melalui aktivitas legal dan berkelanjutan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Polda Aceh Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Orang Ditangkap
Dugaan penganiyaan anak

Banda Aceh

Laporan Dugaan Penganiayaan Anak di Sekolah Masuk Polresta Banda Aceh
Tersangka curanmor di amankan polisi

Banda Aceh

Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk, Motor Dijual Rp11 Juta
Penembakan ASN di Jayawijaya

Kriminal

Polisi Kantongi Ciri Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya
Kecelakaan Lalulintas di lampulo

Banda Aceh

Uji Top Speed di Lampulo Berujung Maut, Satu Pelajar Tewas
Barang bukti Bio Solar diamankan Satreskrim Polresta Banda Aceh

Banda Aceh

Bawa 600 Liter Bio Solar Subsidi, Dua Pria Diamankan Polisi

Banda Aceh

Polisi Amankan ART Terduga Pencuri Emas Rp119 Juta