Home / Politik

Minggu, 5 Oktober 2025 - 14:28 WIB

Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik 2025

Kegiatan Pendidikan Politik 2025 Partai Aceh di Banda Aceh dihadiri kader dari seluruh kabupaten dan kota. (Foto:Dok/lamannews)

Kegiatan Pendidikan Politik 2025 Partai Aceh di Banda Aceh dihadiri kader dari seluruh kabupaten dan kota. (Foto:Dok/lamannews)

Banda Aceh — Partai Aceh (PA) menggelar kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2025 dengan mengusung tema “Ideologi Politik dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan Publik”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (4-6/10/2025) tersebut dihadiri oleh seluruh kader Partai Aceh dari berbagai kabupaten dan kota se-Aceh.

Acara ini menghadirkan Fajran Zain selaku pemateri utama, serta Sri Mawarni, selaku Ketua Panitia dan juga Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Umum DPP Partai Aceh.

Dalam sambutannya, Sri Mawarni menegaskan bahwa penguatan ideologi politik merupakan fondasi penting bagi partai dalam menentukan arah kebijakan publik.

Baca Juga |  Forbes Relawan Mualem–Dekfad Gelar Mubeslub, Tetapkan Plh Ketua

“Ideologi politik sangat memengaruhi kebijakan publik. Kami mengangkat isu ini karena ruang pengembangannya luas. Jika Partai Aceh berideologi perjuangan, maka semangat berjuang untuk seluruh rakyat Aceh harus terus kita hidupkan. Disinilah jati diri Partai Aceh terlihat,” ujar Sri Mawarni.

Ia menambahkan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat ideologi partai, mempertegas jati diri, serta menumbuhkan kesadaran politik yang sehat dan berkarakter di kalangan kader.

Sementara itu, dalam sesi materinya, Fajran Zain memaparkan sejarah terbentuknya partai lokal di Aceh, serta perkembangan partai-partai lokal (parlok) yang saat ini masih aktif dan memiliki kursi di lembaga legislatif daerah.

Baca Juga |  Koalisi Sipil Kritik Klaim Prabowo soal Pemulihan Bencana Aceh
Pemateri Fajran Zain menjelaskan sejarah partai lokal Aceh dalam kegiatan Pendidikan Politik Partai Aceh
Pemateri Fajran Zain menjelaskan sejarah partai lokal Aceh dalam kegiatan Pendidikan Politik Partai Aceh. (Foto:Dok/LamanNews)

“Dalam empat kali pelaksanaan pemilu, Partai Aceh pernah unggul hingga 48 persen pada pemilu pertama. Namun kini, beberapa daerah masih menunjukkan tantangan tersendiri. Misalnya, Kota Sabang dengan 42 persen suara dan mencatatkan perolehan prosentase tertinggi perolehan suara,” jelas Fajran.

Ia menegaskan bahwa pendidikan politik sangat penting bagi seluruh kader agar memahami dinamika politik lokal Aceh, sekaligus memperkuat solidaritas internal partai dalam menghadapi tantangan ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Fajran juga menyinggung sejarah panjang perjuangan Aceh di masa lalu. Ia mengingatkan para kader tentang kejayaan Aceh yang dahulu disegani dan ditakuti penjajah karena kekayaan dan keteguhan semangat rakyatnya.

Baca Juga |  Wagub Aceh Tekankan Muswil PKS Sebagai Momentum Strategis

“Kita harus belajar dari sejarah. Aceh dulu bukan hanya kuat secara ekonomi dan sumber daya, tetapi juga memiliki semangat perjuangan yang luar biasa. Nilai-nilai inilah yang harus kita warisi dan implementasikan dalam perjuangan politik hari ini,” tutupnya.

Kegiatan pendidikan politik ini diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal Partai Aceh, sekaligus menjadi momentum untuk mempertegas posisi ideologis partai dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh di masa mendatang.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Mubeslub Forbes Relawan Mualem–Dekfad

Politik

Forbes Relawan Mualem–Dekfad Gelar Mubeslub, Tetapkan Plh Ketua
Kekerasan TNI di aceh

Internasional

GAM Protes Dugaan Kekerasan Aparat dalam Penyaluran Bantuan di Aceh
Poster soeharto

Politik

Soeharto Dapat Gelar Pahlawan, YLBHI Sebut Pemerintahan Prabowo Tak Beretika
Para kader PPA berfoto bersama Ketua Umum usai pelantikan Dewan Pimpinan Pusat.

Politik

Partai Perjuangan Aceh Resmi Dideklarasikan di Banda Aceh
Ketua Fraksi III DPRA Hj. Aisyah Ismail (Kak Iin) Bersama Peserta Pendidikan Politik Partai Aceh 2025.

Politik

Kak Iin Tekankan Pentingnya Ideologi dalam Perjuangan Rakyat Aceh
Kepala Ombudsman Aceh Dian Rubianty menyampaikan hasil penilaian kepatuhan layanan.

News

KPK dan Ombudsman Aceh Perkuat Sinergi Cegah Korupsi
Tokoh politik, akademisi, dan budayawan Aceh menghadiri Munas Muda Seudang II.

News

Tokoh Aceh Dorong Peran Pemuda Pasca-MoU Helsinki
Aliansi Rakyat Aceh (ARA) meminta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) agar segera menindaklanjuti hasil aksi demonstrasi pada 1 September 2025

Politik

Aliansi Rakyat Aceh Kritik DPRA: Jangan Jadikan Isu Merdeka Komoditas Politik Murahan