Home / TNI/POLRI

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:38 WIB

Polda Aceh Bangun 23 Sumur Bor untuk Warga Untuk Warga Aceh Tamiang

Polda Aceh membangun sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. (Foto: Arsip).

Polda Aceh membangun sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. (Foto: Arsip).

Banda Aceh — Kepolisian Daerah Aceh terus mempercepat upaya pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang dengan membangun dan mengaktifkan 23 titik sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan Polri untuk memastikan akses kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, terutama air bersih yang sangat dibutuhkan pascabencana.

“Polda Aceh berkomitmen terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana. Hingga saat ini, sebanyak 23 sumur bor telah aktif dan dapat dimanfaatkan warga. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan Polri,” ujar Marzuki Ali Basyah, Sabtu, 20 Desember 2025.

Baca Juga |  Program Saweu Sikula, Polisi Hadir Jadi Sahabat Pelajar Aceh

Kapolda Aceh menjelaskan, pada Jumat, 19 Desember 2025, Polda Aceh kembali melakukan penggalian tujuh sumur bor di sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Lokasi tersebut antara lain Masjid Miftahul Jannah Dusun Mesjid Desa Payah Rahat, Kampung Suka Mulia Dusun Rukun, Masjid Istiqamah Kampung Suka Mulya, Kampung Suka Mulya Dusun Keluarga, Masjid Nurul Iman Kampung Tanjung Seumantoh, Masjid Nurut Taqwa Dusun Masjid Desa Medang Ara, serta SD Suka Mulia Paya Raja di Desa Suka Mulia Upah.

Baca Juga |  Gerakan Perempuan Aceh Gelar “Sehari Bersama Penyintas” di Pidie Jaya

Pemilihan lokasi difokuskan pada masjid, sekolah, dan kawasan permukiman padat agar manfaat sumur bor dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Abituren Akabri 1991 itu menegaskan, pembangunan sumur bor tidak berhenti pada 23 titik. Ke depan, Polda Aceh menargetkan pembangunan hingga 300 titik sumur bor yang akan tersebar di 216 desa pada 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga |  Dua Kelompok Tani Aceh Timur Dapat Combine Bimo dan Mexxi dari Kementan

“Kami menargetkan pembangunan hingga 300 titik sumur bor dengan sasaran utama masjid dan musala, puskesmas, sekolah, lokasi pengungsian, serta fasilitas umum lainnya. Tidak menutup kemungkinan pembangunan juga dilakukan di wilayah lain yang terdampak bencana,” jelasnya.

Kapolda Aceh berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat membantu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat, mendukung aktivitas ibadah, pendidikan, serta pelayanan kesehatan pascabencana.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meringankan beban dan mempercepat pemulihan secara berkelanjutan.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Maruli Simanjuntak

TNI/POLRI

HUT ke-80 Persit KCK Perkuat Pengabdian dan Ketahanan Keluarga
Tes Akpol 2026

TNI/POLRI

Seleksi Akpol 2026 di Polda Aceh Masuk Tahap CAT Akademik
Jumat berkah Polda Aceh

TNI/POLRI

Ditsamapta Polda Aceh Gelar Jum’at Berkah
Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto

TNI/POLRI

Polda Aceh Imbau Mahasiswa dan Masyarakat Waspadai Penyusup Saat Aksi Unjuk Rasa
Ops satgas cartenz

TNI/POLRI

Ops Damai Cartenz Perkuat Mental Personel di Yahukimo
UMKM Aceh Selatan

TNI/POLRI

UMKM Padusi Tapa Siap Tampil di Persit Bisa 2026, Bawa Sereh Wangi Aceh
Pengamanan hari buruh

TNI/POLRI

Jelang Hari Buruh, Polda Aceh Perkuat Strategi Pengamanan
Bimtek laporan keuangan Polda Aceh.

TNI/POLRI

Polda Aceh Optimalkan Sistem Pelaporan Keuangan Digital