Home / Banda Aceh / Pendidikan

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:04 WIB

FLS3N Aceh Disorot, Aturan Diubah di Tengah Lomba, Peserta Kecewa

Suasana lomba FLS3N Aceh 2026 di Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Suasana lomba FLS3N Aceh 2026 di Banda Aceh. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh — Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kota tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Pendidikan menuai sorotan tajam.

Sejumlah peserta dan guru pendamping mengaku kecewa terhadap proses penilaian yang dinilai tidak konsisten dan kurang profesional, terutama pada cabang lomba jurnalistik dan film pendek.

Gelombang ketidakpuasan itu mencuat saat pengumuman pemenang pada Kamis, 30 April 2026. Sejumlah peserta mempertanyakan transparansi penilaian setelah ditemukan adanya perubahan petunjuk teknis (juknis) yang terjadi secara mendadak di tengah proses lomba.

Ketua penanggung jawab juri, Beni, mengakui adanya penyesuaian aturan di lapangan. Namun, perubahan tersebut justru dinilai memperkeruh situasi karena tidak disosialisasikan secara menyeluruh kepada peserta.

Baca Juga |  Sekda Aceh: Pergub JKA Tak Kurangi Hak Berobat Warga Miskin

“Juknis memang di ganti dengan spontan dan ada penyesuaian,” ujarnya singkat.

Salah satu polemik paling mencolok terjadi pada cabang lomba film pendek. Dalam aturan awal, peserta diwajibkan membuat film tanpa dialog. Namun, hasil akhir menunjukkan bahwa karya pemenang justru memuat dialog, yang secara jelas bertentangan dengan ketentuan awal.

Situasi ini memicu reaksi keras dari peserta dan guru pembimbing yang merasa dirugikan. Mereka menilai inkonsistensi aturan telah mencederai semangat kompetisi yang seharusnya menjunjung tinggi keadilan dan profesionalisme.

“Kami mengikuti aturan dari awal, tapi di akhir justru yang menang melanggar ketentuan. Ini jelas mengecewakan,” ungkap salah satu guru pendamping yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga |  BNNP Aceh Musnahkan Sabu Hasil Pengungkapan di Bireuen

Di sisi lain, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Provinsi, Syarwan Joni, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan instruksi untuk mengubah juknis yang telah ditetapkan.

“Kami dari Dinas tidak pernah menginstruksikan perubahan juknis. Bahkan panitia juga tidak mengetahui perubahan tersebut karena sepenuhnya berada di bawah kewenangan pihak ketiga, dalam hal ini dewan juri,” jelasnya.

Pernyataan ini justru memunculkan pertanyaan baru terkait tata kelola pelaksanaan lomba. Minimnya koordinasi antara panitia, juri, dan pihak penyelenggara dinilai menjadi celah yang berpotensi merusak kredibilitas ajang tahunan tersebut.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa edisi sebelumnya, keluhan serupa juga kerap mencuat, meski tidak selalu terekspos secara luas. Kondisi ini mengindikasikan adanya persoalan sistemik yang belum terselesaikan.

Baca Juga |  Demo Tolak Pergub JKA Berujung Ricuh, Aparat Bubarkan Massa

Jika tidak segera dibenahi, polemik semacam ini berisiko menurunkan kepercayaan publik terhadap FLS3N sebagai ajang prestasi siswa yang seharusnya menjadi ruang kompetisi sehat, transparan, dan akuntabel.

Momentum ini menjadi alarm bagi Dinas Pendidikan Aceh untuk melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari sistem penilaian, transparansi juknis, hingga mekanisme pengawasan terhadap dewan juri.

Tanpa perbaikan struktural, ajang yang seharusnya melahirkan talenta justru berpotensi melahirkan kekecewaan kolektif.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan
Konferensi pers Polda aceh

Banda Aceh

Pemasok Cartridge Etomidate di Bireuen Jadi DPO, Polisi Buru RK
Konferensi pers pemerintah Aceh

Banda Aceh

Sekda Aceh Buka Rincian Dana Rp2,5 Triliun Penanganan Bencana
Penyerahan bantuan beasiswa Semen Andalas

Aceh Besar

300 Pelajar Aceh Besar Terima Beasiswa Semen Andalas 2026
Kabid Humas Polda Aceh

Banda Aceh

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Plt

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah

Banda Aceh

SBI Komit Penuhi Kebutuhan Semen di Aceh
Sinergi PLN dan Kapolda Aceh.

Banda Aceh

PLN Apresiasi Dukungan Polda Aceh Jaga Proyek Strategis Nasional