Banda Aceh – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh mengundang Pengurus Wilayah Asosiasi Pelatih Pendidikan anak Usia Dini ( PW APPAUDI ) Aceh untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana idealnya penyelenggaraan PAUD berkualitas dan menumbuhkan rasa aman, senang, gembira, serta mendukung tumbuh kembang anak lebih baik.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Majelis Pendidikan Daerah Kota Banda Aceh di kawasan Jalan Politeknik, Gampong Pango. Selasa 12/5/2016 tersebut menghadirkan Ketua PW APPAUDI Aceh Dhulhadi bersama Sekretaris Nina sebagai narasumber utama terkait penguatan tata kelola PAUD di Banda Aceh.
Hadir dalam agenda tersebut Ketua MPD Banda Aceh H. Salman Ishak, Wakil Ketua I Sofyan Sulaiman, serta sejumlah jajaran MPD lainnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas berbagai tantangan dan arah pengembangan pendidikan anak usia dini ke depan.
Ketua MPD Banda Aceh H. Salman Ishak menyampaikan bahwa APPAUDI dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman dalam menjelaskan berbagai persoalan mendasar terkait PAUD, mulai dari aspek kebijakan, tata kelola lembaga, hingga proses pembelajaran yang adaptif dan berkualitas.
“PAUD merupakan fondasi utama pembentukan karakter dan kualitas generasi masa depan. Karena itu, diperlukan sinergi bersama agar layanan pendidikan anak usia dini semakin terarah dan bermutu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PW APPAUDI Aceh Dhulhadi menegaskan bahwa peningkatan kualitas PAUD tidak hanya berbicara soal administrasi lembaga, namun juga menyangkut kualitas pendidik, proses pembelajaran, serta keterlibatan orang tua dan lingkungan.
Menurutnya, seluruh elemen pendidikan harus memiliki visi yang sama dalam membangun PAUD berkualitas dan berkelanjutan.
“Pada hakikatnya, semua bermuara pada satu tujuan, yakni menghadirkan PAUD yang berkualitas bagi anak-anak kita. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” kata Dhulhadi.
MPD Banda Aceh berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam mendorong kemajuan pendidikan anak usia dini di ibu kota Provinsi Aceh.








