Banda Aceh — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh menggelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lapas, dari Edi Cahyono kepada Akhmad Heru Setiawan, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Banda Aceh ini dihadiri sejumlah pejabat dan tamu undangan, di antaranya unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRK Abdya, Danpomdam IM, Kepala DPMPTSP, Kepala Kemenag Aceh Besar, unsur TNI-Polri wilayah Ingin Jaya, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan Rayon I.
Sebelum prosesi sertijab, dilakukan pengecekan dan penyesuaian data pada seluruh blok hunian serta ruang mapenaling. Hasilnya dinyatakan lengkap dan sesuai dengan data yang tercatat.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemasyarakatan. Prosesi kemudian berlanjut pada penandatanganan berita acara sertijab serta penyerahan memori jabatan yang disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto.
Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas IIA Banda Aceh dari Ny. Yuliana Edi kepada Ny. Ninis Heru Setiawan, disaksikan Ketua DWP Ditjenpas Aceh.
Dalam sambutannya, Edi Cahyono menyampaikan kesan selama 11 bulan memimpin. Ia menyoroti sejumlah pembenahan fasilitas dan inovasi, seperti pembangunan lapangan apel, pembenahan koridor, dapur, hingga menghadirkan program Bank Sampah dan Pojok Baca di area blok hunian.
“Meski singkat, kami berupaya menghadirkan inovasi yang berdampak, termasuk Bank Sampah dan Pojok Baca sebagai langkah pembinaan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Akhmad Heru Setiawan menyatakan kesiapannya mengemban amanah dan melanjutkan program yang telah berjalan.
“Saya akan mempertahankan capaian yang ada dan mendorong peningkatan kinerja agar lebih optimal,” tegasnya.
Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari penguatan organisasi. Ia meminta Kalapas yang baru segera beradaptasi, menjaga integritas, memperkuat soliditas internal, serta memastikan seluruh tugas berjalan sesuai standar operasional.
“Disiplin, integritas, dan kinerja berbasis aturan menjadi kunci utama,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama. Sertijab ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja menuju pemasyarakatan yang profesional, responsif, berintegritas, dan adaptif.








