Jakarta — Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pendidikan nasional melalui program BSI Scholarship yang telah berjalan sejak 2021.
Hingga 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 8.616 mahasiswa berprestasi di 175 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, meningkat signifikan dibandingkan awal peluncuran. Sepanjang 2025, BSI mengalokasikan dana Rp65,5 miliar untuk 3.250 mahasiswa baru.
Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, mengatakan program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga pembinaan karakter dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
“BSI Scholarship dirancang untuk mencetak pemimpin masa depan yang kompeten dan berkarakter, sekaligus mendorong lahirnya profesional di industri perbankan syariah,” ujarnya, Rabu (2/4/2026).
Program ini mencatat capaian positif, dengan tingkat kelulusan 100 persen. Sebanyak 75 persen penerima beasiswa juga telah terserap di dunia kerja dalam waktu maksimal enam bulan setelah lulus, sementara 10 persen lainnya berkarier di industri perbankan syariah.
Selain itu, para awardee menunjukkan performa akademik tinggi dengan rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,70, serta aktif meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.
BSI juga membuka pendaftaran BSI Scholarship 2026 dengan target sekitar 3.300 penerima baru atau meningkat 38 persen dibanding tahun sebelumnya. Program yang ditawarkan meliputi kategori Inspirasi, Unggulan, Talenta, dan Afirmasi.
Untuk tahap awal, BSI membuka pendaftaran kategori Unggulan bagi mahasiswa baru jalur undangan. Penerima beasiswa akan mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari bantuan biaya kuliah, uang saku, fasilitas laptop, pelatihan kepemimpinan, hingga peluang magang di industri ekonomi syariah.
Pendaftaran dibuka hingga 12 April 2026. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.








