Home / Nasional

Sabtu, 29 November 2025 - 14:41 WIB

Menhan RI dan Panglima TNI Tinjau Langsung Lokasi Bencana Aceh

Menteri Pertahanan RI mengadakan konferensi pers saat tiba di Lanud SIM untuk meninjau dampak bencana Aceh. (Foto: Dok/LANUD SIM)

Menteri Pertahanan RI mengadakan konferensi pers saat tiba di Lanud SIM untuk meninjau dampak bencana Aceh. (Foto: Dok/LANUD SIM)

Aceh Besar — Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Aceh untuk meninjau langsung dampak bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah. Setibanya di VIP Room Mako Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), rombongan Menhan disambut oleh Komandan Lanud SIM Kolonel Nav Sudaryanto, S.M., Sabtu, 29 November 2025.

Menhan RI hadir bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, serta pejabat terkait untuk melakukan briefing situasi mengenai perkembangan penanganan bencana di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Baca Juga |  Rijalul Maula Wakili Aceh sebagai Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026

Dalam laporan Pangdam IM, disebutkan bahwa 18 dari 23 kabupaten/kota terdampak bencana secara signifikan. Kerusakan infrastruktur meliputi: 27 jembatan rusak akibat longsor, Kerusakan pada perkantoran, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas publik, 37 korban meninggal, sementara 29 orang masih hilang, dan 3.999 personel TNI telah dikerahkan untuk pendataan, evakuasi, serta distribusi bantuan

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa percepatan pemulihan harus diawali dengan memperkuat jalur udara, mengingat banyak daerah masih terisolasi akibat putusnya akses darat.

Baca Juga |  Remaja Aceh Ikut Pelatihan Kepemimpinan Kesehatan 2025

“Seluruh logistik kita konsentrasikan. Listrik harus segera hidup dalam waktu singkat. Dengan penambahan kekuatan helikopter, penanganan di lapangan dapat dipercepat,” ujarnya.

Ia juga meminta optimalisasi jalur darat, laut, dan udara untuk evakuasi serta memastikan seluruh fasilitas kesehatan siap beroperasi sebagai pusat layanan medis.

Untuk mencegah terputusnya koordinasi, Menhan menginstruksikan pemasangan Starlink di sejumlah titik, sehingga komunikasi antara posko, petugas, dan pusat kendali tetap stabil di tengah kerusakan jaringan.

Panglima TNI menambahkan bahwa Pasukan PRCPB yang telah disiagakan akan segera dievaluasi kelengkapan dan kebutuhannya di lapangan. Ia juga mengingatkan prajurit agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Baca Juga |  Kemenkumham Jadi Turut Tergugat dalam Kasus HKI IWO

Usai memberikan arahan, Menhan RI bersama Panglima TNI bertolak menuju Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, menggunakan dua helikopter Caracal HT-7202 dan HT-7205 dari Skadron Udara 8 Lanud ATS Bogor. Rombongan dijadwalkan menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang hingga kini masih sulit dijangkau melalui jalur darat.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Nasional

Operasi Ketupat 2026, Kapolri Minta Jajaran Antisipasi Bencana Saat Mudik Lebaran
Kapolri

Nasional

Kapolri Paparkan Strategi Prabowo Redam Konflik Global
Nasir Djamil

Nasional

Nasir Jamil Apresiasi Kapolda Aceh Tanam 10 Ribu Mangrove
Gedung ojk

Nasional

OJK Perkuat Ketahanan Sistem Keuangan Nasional
Info ojk

Nasional

OJK Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Data Pinjol
Kanal YouTube Pandji Pragiwaksono

Hukum & Kriminal

Bareskrim Periksa Admin YouTube Pandji Pragiwaksono
kerja sama BSI dan PNM

Ekonomi Bisnis

BSI-PNM Garap 300 Ribu Nasabah Ultramikro di Aceh
Sulthan Fathani

Nasional

Sulthan Fathani Siswa SMAN 4 Banda Aceh Masuk Top 15 Duta Siswa Indonesia 2026