Home / Lingkungan

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:01 WIB

BSI Kerahkan Relawan dan Starlink untuk Bantu Penanganan Bencana Aceh

Relawan BSI Maslahat menyiapkan makanan di dapur umum Langsa. (Foto: Arsip BSI)

Relawan BSI Maslahat menyiapkan makanan di dapur umum Langsa. (Foto: Arsip BSI)

Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama lembaga filantropinya, BSI Maslahat, telah menyalurkan total 78,7 ton bantuan senilai Rp12 miliar bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra. Sebagian besar bantuan dialokasikan untuk Provinsi Aceh yang menjadi daerah paling parah terdampak.

Sejak awal bencana, BSI bergerak cepat mengirimkan logistik serta menurunkan relawan untuk membantu distribusi dan pendampingan penyintas. Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menjelaskan bahwa bantuan tersebut meliputi makanan, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, pakaian, hingga peralatan pendukung seperti perahu karet, Starlink, dan telepon satelit untuk memperkuat komunikasi pemerintah daerah selama respon darurat.

“BSI dan BSI Maslahat berupaya memastikan masyarakat dapat menerima bantuan secara cepat dan tepat. Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap kemanusiaan,” ujar Wisnu.

Baca Juga |  Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa

Selain mengirim logistik, BSI bersama BSI Maslahat juga membuka dapur umum di Langsa dan Bireuen serta posko kesehatan di Kuala Simpang.

Dapur umum mulai aktif pada 6 Desember 2025, menyiapkan 2.000 paket makanan per hari untuk warga di wilayah Langsa, Tamiang, dan Kuala Simpang.

“Langsa dipilih sebagai titik dapur umum karena kesiapan air bersih dan sarana pendukung lainnya,” jelas Wisnu.

Di tengah kondisi bencana, BSI juga terus meningkatkan akses layanan perbankan bagi nasabah di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Dari 23 kabupaten di Aceh, terdapat 13 wilayah terdampak. Per 8 Desember, BSI kembali membuka akses operasional di seluruh wilayah tersebut meski beberapa kantor belum berfungsi penuh.

Baca Juga |  Dari Matangkuli hingga Tanah Jambo Aye, Tenda Pengungsi Kembali Terendam Banjir

Hingga 11 Desember 2025: 136 dari 145 kantor BSI di Region Aceh telah kembali beroperasi, 497 dari 920 ATM aktif dengan tingkat availability 54%, Region Medan beroperasi 100% dengan 450 dari 488 ATM kembali aktif dan Sumatera Barat seluruh layanan bank dan ATM telah normal.

BSI juga mengoperasikan kantor cabang menggunakan genset dan Starlink agar masyarakat tetap bisa bertransaksi dan menghubungi keluarga.

Layanan kas keliling turut dikerahkan untuk membantu suplai uang tunai di wilayah Aceh Tamiang yang ATM-nya masih dalam perbaikan.

Baca Juga |  Hari Ketiga Road Show HAN 2026, Kak Bimo Tanamkan Nilai Kesabaran dan Kepedulian

BSI Jadi Ruang Publik Darurat

Kantor-kantor BSI yang sudah aktif kini juga menjadi ruang publik darurat bagi warga, menyediakan: akses internet gratis melalui Starlink, charging station untuk pengisian daya ponsel, ruang layanan bagi nasabah terdampak.

Selain itu, BSI mengirimkan personil tambahan dari luar daerah untuk mendukung operasional cabang, sekaligus meringankan pegawai yang tempat tinggalnya juga terdampak bencana.

BSI menegaskan bahwa distribusi bantuan, pendampingan lapangan, serta pemulihan layanan perbankan akan terus ditingkatkan hingga masa darurat berakhir dan kondisi masyarakat pulih stabil.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Dialog multipihak, FJL dan HAkA

Gayo Lues

Tanah Gayo Terancam Tambang, Kolaborasi Jadi Solusi
Musim kemarau di Aceh dan cuaca ekstrem.

Banda Aceh

Mengapa Suhu di Aceh Semakin Gerah? Ini Penyebab Cuaca Panas di Aceh
Dugong Conservation. Natural Aceh dan Yayasan KEHATI.

Aceh Besar

Kemunculan Dugong Langka di Lamreh Picu Konservasi Habitat Lamun di Aceh
Peresmian sumur bor PT solusi bangun Indonesia

Aceh Tamiang

Solusi Bangun Indonesia Resmikan Dua Sumur Bor di Aceh Tamiang
Deklarasi sikap Mahasiswa Aceh dan Liga Mahasiswa Malaya

Lingkungan

Mahasiswa Aceh-Malaya, Negara Belum Tuntaskan Krisis Ekologis Sumatera
Gempa Magnitudo 6,7

Lingkungan

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BPBD Data Kerusakan dan Dampak
Hutara rusak akibat hujan dan angin badai

Aceh Utara

Huntara Rusak Diterjang Hujan, Efektivitas Anggaran Dipertanyakan
Aktivis CSO Sumatera desak percepatan pemulihan bencana

Lingkungan

CSO Sumatera Desak Percepatan Pemulihan Bencana