Home / News

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:17 WIB

Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman 

Banda Aceh — Dinas Peternakan Aceh memastikan ketersediaan hewan ternak untuk kebutuhan meugang dan Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi. Data jumlah ternak sapi, kerbau, kambing, hingga unggas beserta perkiraan harga pasar untuk periode meugang tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 telah selesai dihimpun dan diverifikasi langsung di lapangan.

Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh. Safridhal, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap hewan ternak yang akan dipasarkan di berbagai kabupaten/kota di Aceh. Pendataan tersebut dilakukan guna memastikan stok hewan kurban tersedia sekaligus memenuhi standar kesehatan dan syariat untuk dikurbankan.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Dorong Program Gizi Nasional di Banda Aceh

“Kami sudah mengumpulkan seluruh data jumlah ternak dan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Ternak yang tersedia telah masuk spesifikasi hewan yang layak dan memenuhi syarat untuk kurban,” ujar Safridhal saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi fisik ternak, usia, kesehatan, hingga kelengkapan administrasi kesehatan hewan. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam membeli hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.

Baca Juga |  FKM BKA Angkat Isu Kesetaraan dan Akses Perempuan di Aceh

Menurutnya, momentum meugang dan Iduladha selalu berdampak pada meningkatnya permintaan hewan ternak di Aceh. Karena itu, Dinas Peternakan Aceh juga melakukan pemantauan distribusi ternak agar pasokan tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan di pasaran.

Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah juga memantau pergerakan harga ternak di sejumlah sentra penjualan. Harga sapi, kerbau, kambing, maupun unggas diperkirakan mengalami penyesuaian mengikuti tingginya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan tersebut.

Safridhal mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di lokasi penjualan resmi dan memastikan ternak memiliki tanda pemeriksaan kesehatan dari petugas terkait. Hal itu penting untuk menghindari pembelian ternak yang tidak memenuhi syarat kesehatan maupun syariat.

Baca Juga |  Perempuan di Situasi Bencana Kian Rentan, Ini Temuan PERMAMPU

“Kami berharap masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban. Pastikan ternak sehat, cukup umur, dan sudah diperiksa oleh petugas kesehatan hewan,” katanya.

Dinas Peternakan Aceh juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Iduladha guna menjaga kualitas hewan ternak yang beredar di pasaran.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Gerakan Pramuka aceh

Hukum & Kriminal

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan di Pramuka Aceh Disorot, Aktivis Perempuan Minta Audit Anggaran Rp6 Miliar
Tampilan situs JDIH Aceh

News

Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA, JDIH Masih Tampilkan “Berlaku”
Pengarahan virtual Ditjenpas Aceh Yan Rusmanto.

News

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tegaskan Integritas dan Pengawasan Lapas
Laporan akun TikTok oleh Yulindawati

Hukum & Kriminal

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Yulindawati Laporkan Tiga Akun TikTok ke Polda Aceh
Surat komitmen pencabutan Pergub JKA

News

Pemerintah Aceh dan Mahasiswa Teken Komitmen Cabut Pergub JKA
Muzakir Manaf

News

Mualem Cabut Pergub JKA Jelang Demo Besar Mahasiswa Aceh
Peluncuran e-book djbc

News

Kanwil DJBC Aceh Luncurkan E-Book dan Infografis Komoditas Ekspor Impor Aceh
Kabid Humas Polda Aceh Joko Krisdiyanto.

News

Polda Aceh Klarifikasi Dugaan Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa 2017