Banda Aceh — Ruang baru bagi insan pers dan masyarakat resmi hadir di Kota Banda Aceh. Media Café Homestay yang berlokasi di Jalan WR Supratman No. 74, kawasan Peunayong, diresmikan pada Jumat (3/4/2026).
Peresmian berlangsung khidmat dengan nuansa religius melalui tausiah yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Sejumlah wartawan serta tokoh organisasi pers di Aceh turut menghadiri kegiatan tersebut.
Pemilik Media Café Homestay, T. Khairol Razi atau akrab disapa Pak T, mengatakan bahwa kehadiran tempat ini tidak semata berorientasi bisnis, tetapi juga memiliki misi sosial dan spiritual. Ia menyebutkan, lokasi tersebut akan difungsikan sebagai ruang berkumpul sekaligus wadah pengajian rutin bagi keluarga besar Media Bidik Indonesia.
“Tempat ini kami harapkan menjadi ruang silaturahmi bagi para jurnalis lintas media untuk berbagi pengalaman dan memperkuat solidaritas,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah dinamika dunia jurnalistik yang semakin kompleks, keberadaan ruang informal dinilai penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarwartawan.
Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Aceh juga menyambut positif kehadiran fasilitas tersebut. Ia menilai Media Café Homestay dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pers di daerah.
“Kehadiran tempat ini menjadi sinyal positif. Tidak hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga ruang diskusi dan sharing antar jurnalis,” katanya.
Dalam tausiah, Ustad Sofian dari Dayah Ule Titi menekankan pentingnya amal jariah serta makna ujian dalam kehidupan. Ia mengingatkan bahwa kontribusi kebaikan tidak harus besar, namun dimulai dari niat tulus yang memberi manfaat bagi sesama.
Dengan mengusung konsep komersial, sosial, dan spiritual, Media Café Homestay diharapkan menjadi pusat interaksi produktif bagi insan pers sekaligus ruang pembinaan karakter di tengah masyarakat.








