Aceh Besar — Mahasiswa Mata Kuliah Pembinaan Karakter II (MKPK II) Universitas Syiah Kuala mengikuti pelatihan dasar editing video yang difokuskan pada produksi konten dan film dakwah bernuansa Islami untuk media sosial.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital sekaligus penguatan kapasitas mahasiswa dalam menciptakan konten edukatif berbasis nilai keislaman.
Pelatihan yang digelar di Ruang VIP CK Kupi, Aceh Besar, Sabtu (2/5/2026), diinisiasi oleh mentor MKPK II, Ari Maulana, dengan tema “Membangun Kreativitas Dakwah Melalui Editing Video di Era Digital”. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan dakwah di ruang digital yang semakin kompetitif.
Sebagai narasumber, Derri Zaryadi, mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry, membagikan pengalaman praktisnya di industri kreatif.
Ia dikenal sebagai videografer freelance dan pernah terlibat sebagai editor di Komunitas Film Trieng. Karyanya berjudul “Unanswered” juga masuk Top 7 Short Movie International Mental Health Competition 2025.
Dalam pemaparannya, Derri menjelaskan teknik dasar editing menggunakan aplikasi CapCut, mulai dari transisi, efek visual, hingga penyusunan alur cerita yang efektif. Ia menekankan bahwa kekuatan konten tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada kemampuan menyampaikan pesan yang relevan dan menyentuh audiens.
Pelatihan ini diikuti sekitar 50 mahasiswa lintas program studi, seperti Ilmu Hukum, Teknik Sipil, hingga Teknik Komputer. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi praktik dan diskusi.
Ari Maulana menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pendekatan integratif antara nilai keagamaan dan keterampilan digital. Ia menargetkan lahirnya konten dakwah yang informatif, relevan, dan berdampak di ruang digital.









