Home / Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:16 WIB

Di Hadapan Guru MA, Fajran Zain Dorong Literasi Digital dan Character Building

Dr Fajran Zain saat memaparkan literasi digital pada Pelantikan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah (MA) Kota Banda Aceh periode 2026–2029. (Foto:Dok/Ist)

Dr Fajran Zain saat memaparkan literasi digital pada Pelantikan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah (MA) Kota Banda Aceh periode 2026–2029. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh — Pelantikan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah (MA) Kota Banda Aceh periode 2026–2029 menjadi momentum strategis dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis digital dan berkarakter yang digelar Kemenag Banda Aceh, Senin (4/5/2026).

‎Kegiatan yang dirangkai dengan seminar pendidikan bertema “Aktualisasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui Kolaborasi dan Inovasi dalam Penguatan MGMP Menuju Madrasah Aliyah Unggul di Era Digital” ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Banda Aceh H. Salman, S.Pd., M.Ag., Ketua K2MA Banda Aceh Djamaludin Husita, serta Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Banda Aceh H. Khairil Azhar, S.Ag.

Namun, fokus utama kegiatan tertuju pada materi yang disampaikan Fajran Zain, yang mengupas secara tajam realitas penggunaan media sosial di era saat ini. Ia menegaskan bahwa media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, lintas usia, namun menyimpan dua sisi yang harus dipahami secara kritis.

Baca Juga |  Residivis Pencurian di Sejumlah Warkop di Banda Aceh Ditangkap Polisi

“Media sosial itu netral, yang menentukan arahnya adalah pengguna. Ada manfaat besar, tapi juga ada konten yang tidak layak. Di sinilah peran literasi dan kontrol diri menjadi kunci,” tegas Fajran.

Ia menjelaskan sejumlah konsep penting seperti benefit of internet yang membuka akses luas terhadap informasi dan pembelajaran, namun juga mengingatkan adanya fenomena online disinhibition effect, di mana pengguna cenderung kehilangan kontrol etika saat berinteraksi di ruang digital.

Baca Juga |  Polres Aceh Besar Ungkap Ladang Ganja di Lembah Seulawah

‎Lebih jauh, Fajran menekankan urgensi character building dalam sistem pendidikan, terutama dalam menghadapi generasi yang tumbuh bersama teknologi. Menurutnya, penguatan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas intelektual.

“Guru tidak bisa lagi hanya fokus pada transfer ilmu. Harus ada pendekatan yang membangun karakter dan mengarahkan siswa agar memanfaatkan teknologi untuk hal produktif,” ujarnya.

‎Ia juga memberikan sejumlah masukan praktis kepada para pendidik, mulai dari cara mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran hingga strategi membangun kedekatan emosional dengan siswa melalui pendekatan kurikulum berbasis cinta.

Baca Juga |  Wagub Aceh Beri Penghargaan kepada Wartawan Penjaga Perdamaian

Menurut Fajran, pendekatan ini menjadi relevan di tengah tantangan era digital yang cenderung mengikis nilai-nilai empati dan interaksi sosial.

‎“Kurikulum berbasis cinta bukan sekadar konsep, tapi pendekatan nyata untuk menciptakan lingkungan belajar yang humanis dan bermakna,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Banda Aceh H. Salman dalam sambutannya menegaskan bahwa MGMP harus menjadi ruang kolaboratif yang produktif bagi guru untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

35 Peserta kaderisasi kepemimpinan nasional

Pendidikan

Institut Harkat Negeri Berangkatkan 35 Peserta TSLB Angkatan IX, Jalani Program Komitmen di Brebes
Audiensi Polda Aceh dan uin

Pendidikan

UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Polda Aceh
Kebakaran kampus Unsyiah

News

Polresta Selidiki Kebakaran Fakultas Pertanian USK, Diduga Bentrokan Mahasiswa
Pentas seni dan kreatifitas anak-anak PAUD Intan Payung

News

Pentas Ceria PAUD Intan Payong Warnai Akhir Pekan
Kunjungan Duta Besar Australia Rod Brazier ke permampu medan

News

Dubes Australia Apresiasi PERMAMPU-PESADA
Pertemuan mob Banda Aceh dan APPAUDI

Pendidikan

MPD Banda Aceh Gandeng APPAUDI Bahas Penyelenggaraan PAUD Berkualitas
Peserta appaudi

Pendidikan

APPAUDI Aceh Gelar Penguatan Organisasi di Banda Aceh
Pelantikan appaudi Aceh

Pendidikan

APPAUDI Aceh 2026–2030 Dilantik, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD