Home / Politik

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:24 WIB

Solidarity Squad Aceh Apresiasi Pencabutan Pergub JKA oleh Mualem

Ketua Solidarity Squad Aceh, Rival Amirudin dukung kebijakan kesehatan pro rakyat. (Foto:Dok/SSA)

Ketua Solidarity Squad Aceh, Rival Amirudin dukung kebijakan kesehatan pro rakyat. (Foto:Dok/SSA)

Banda Aceh – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Solidarity Squad Aceh mengapresiasi keputusan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem yang mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPW Solidarity Squad Aceh, T Rival Amiruddin, menyusul keputusan Pemerintah Aceh menghentikan regulasi yang sebelumnya memicu polemik dan gelombang protes dari mahasiswa maupun masyarakat sipil terkait skema layanan kesehatan di Aceh.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Mualem dalam mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA. Ini menunjukkan bahwa beliau mendengar aspirasi masyarakat dan hadir untuk kepentingan rakyat Aceh,” kata Rival dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga |  Polresta Banda Aceh Tanggapi Surat Aksi ARA Saat Libur Bersama

Menurut Rival, pencabutan pergub tersebut menjadi sinyal positif bahwa pemerintah bersedia mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan keresahan publik, khususnya menyangkut akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia menilai kebijakan pelayanan publik, terutama sektor kesehatan, harus mengedepankan prinsip keadilan sosial dan menjamin hak dasar masyarakat tanpa diskriminasi.

Baca Juga |  Wagub Aceh Bahas Keberlanjutan Dana Otsus Bersama Forbes DPR/DPD RI

“Keputusan ini sejalan dengan semangat sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat harus memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan merata,” ujarnya.

Rival juga menegaskan keputusan tersebut memperlihatkan komitmen Pemerintah Aceh dalam menjaga kepentingan masyarakat di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap kebijakan JKA.

Sebelumnya, Pergub Nomor 2 Tahun 2026 menuai kritik dari berbagai kalangan karena dinilai berpotensi membatasi akses layanan kesehatan bagi masyarakat tertentu. Polemik itu memicu aksi demonstrasi mahasiswa dan desakan evaluasi kebijakan di sejumlah daerah di Aceh.

Baca Juga |  Demo DPR Aceh 1 September Hasilkan 7 Tuntutan Utama

Solidarity Squad Aceh berharap Pemerintah Aceh ke depan terus menghadirkan kebijakan yang lebih partisipatif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat luas.

“Solidarity Squad Aceh siap mendukung program pemerintah yang benar-benar pro-rakyat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Aceh,” tutup Rival.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Tampilan situs JDIH Aceh

News

Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA, JDIH Masih Tampilkan “Berlaku”
Muzakir Manaf

News

Mualem Cabut Pergub JKA Jelang Demo Besar Mahasiswa Aceh
Kabid Humas Polda Aceh Joko Krisdiyanto.

News

Polda Aceh Klarifikasi Dugaan Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa 2017
Kantor Polresta Banda Aceh.

News

Polresta Banda Aceh Tanggapi Surat Aksi ARA Saat Libur Bersama
Suasana ricuh di sekitar Kantor Gubernur Aceh Rabu sore

News

Demo Tolak Pergub JKA Berujung Ricuh, Aparat Bubarkan Massa
Yulindawati, aktivis kebijakan publik

News

Yulindawati Kritik Pergub JKA, Minta Kepastian Perlindungan Rakyat
Keterangan pers juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Efendi terkait Pergub JKA

News

Jubir Nurlis Sebut Mahasiswa Tolak Dialog Soal Pergub JKA
Masa aksi demo JKA di kantor gubernur aceh

News

Demo Pergub Nomor 2 JKA Berlanjut Hingga Malam, Polisi Kawal Ketat Lokasi