Home / News

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:54 WIB

Pakar Usul Pangkat Kapolda Metro Jaya Naik Jadi Komjen

Pakar hukum tata negara dari Universitas Esa Unggul, Prof. Dr. Juanda, S.H.MH. (Foto:Dok/Arsip)

Pakar hukum tata negara dari Universitas Esa Unggul, Prof. Dr. Juanda, S.H.MH. (Foto:Dok/Arsip)

Jakarta – Pakar hukum tata negara dari Universitas Esa Unggul, Prof. Dr. Juanda, S.H.MH, menilai perlunya penyesuaian pangkat jabatan Kapolda Metro Jaya menyusul kebijakan Panglima TNI yang menaikkan pangkat Pangdam Jaya dari Mayor Jenderal menjadi Letnan Jenderal.

Menurut Juanda, dalam perspektif hukum ketatanegaraan, penyesuaian tersebut penting untuk menjaga keseimbangan struktur jabatan antar institusi negara yang memiliki wilayah kerja dan beban tugas yang setara, khususnya di DKI Jakarta.

Baca Juga |  SAR Temukan Badan Pesawat ATR 42-500 di Maros–Pangkep

Saat ini, jabatan Kapolda Metro Jaya masih dipegang perwira tinggi berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (bintang dua). Ia mengusulkan agar posisi tersebut ditingkatkan menjadi Komisaris Jenderal (bintang tiga) guna menciptakan harmonisasi struktural.

“Penyesuaian ini bukan hanya pada Kapolda, tetapi juga berdampak pada jabatan di bawahnya, seperti Wakapolda hingga tingkat direktur,” ujarnya.

Baca Juga |  Darurat Informasi Bencana, KKJ Sebut Negara Ancam Kebebasan Pers

Juanda menjelaskan, tanpa penyesuaian pangkat, berpotensi muncul persoalan psikologis struktural antar pejabat, yang dapat memengaruhi efektivitas koordinasi lintas institusi di ibu kota.

Ia menilai, kesetaraan pangkat menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan komunikasi, koordinasi, serta efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan dan keamanan di wilayah strategis seperti Jakarta.

Baca Juga |  Aceh Resmi Darurat Bencana, Akses Putus dan Ribuan Warga Terdampak

Meski demikian, Juanda menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri.

“Ini merupakan kajian akademik dalam rangka harmonisasi jabatan. Implementasinya tentu menjadi kewenangan pimpinan institusi,” katanya.

Wacana ini dinilai dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penguatan kelembagaan serta efektivitas koordinasi antar aparat negara di pusat pemerintahan.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Ketua iwo

News

Polda Aceh Panggil Wartawan, IWO Soroti Kebebasan Pers
Misbah

News

Aliansi Mahasiswa Aceh Kritik Klaim Pemulihan Banjir 100 Persen
Kondisi tenda pengungsian

News

Koalisi Sipil Kritik Klaim Prabowo soal Pemulihan Bencana Aceh
Kecelakaan lalulintas

News

Jelang Lebaran Kecelakaan Renggut Lima Nyawa, Ini Kata Kasat Lantas Polresta Banda Aceh
Bantuan kemanusiaan korban banjir

News

Flower Aceh dan Lifeguards Aceh Salurkan Bantuan untuk 2.950 KK Korban Banjir
Suharyanto

News

BNPB Pastikan Korban Bencana Gayo Lues Keluar dari Tenda Sebelum Lebaran
Bukber Kapolda Aceh

News

Bukber Di Kediaman Kapolda Aceh Pererat Tali Silaturahmi
Diskusi permampu

News

Women’s Day, PERMAMPU Desak Pemerintah Serius Tangani Bencana Ekologis di Sumatera