Banda Aceh – Tabuhan rapai oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menandai pembukaan kegiatan Seulawah Dirgantara For Humanity, sekaligus menjadi simbol semakin eratnya sinergi antara Pemerintah Kota Banda Aceh dan Lanud Sultan Iskandar Muda.
Dalam nuansa khas Aceh yang hangat dan penuh kekeluargaan, kegiatan ini menegaskan bahwa TNI Angkatan Udara tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah udara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan. Bersama Pemerintah Kota Banda Aceh, Lanud SIM terus memperkuat harmoni pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diisi dengan pembagian sembako, donor darah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, Lomba Dirgantara Rescue, Workshop Beauty in Diversity, pembekalan prajurit TNI AU, bazar, serta Seuramo Kreasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Di tanah rencong yang kaya sejarah, kolaborasi ini bukan sekadar sinergi kelembagaan, melainkan wujud nyata silaturahmi dan kepedulian. Tabuhan rapai yang menggema berpadu dengan senyum masyarakat menjadi cerminan hadirnya negara melalui pelayanan yang humanis dan inklusif.
Kebersamaan ini menegaskan satu pesan kuat: menjaga langit dan merawat bumi adalah satu kesatuan pengabdian, yang dijalankan dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan.








