Home / Hukum & Kriminal

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:50 WIB

Nekat Tukar Mobil Demi Sabu, IRT Aceh Besar Diamankan

Polisi Polresta Banda Aceh menangkap pelaku berinisial NUR (34), warga Montasik, dugaan penggelapan mobil rental. (Foto: Dok/Polresta Banda Aceh).

Polisi Polresta Banda Aceh menangkap pelaku berinisial NUR (34), warga Montasik, dugaan penggelapan mobil rental. (Foto: Dok/Polresta Banda Aceh).

Banda Aceh — Personel Opsnal Unit VI Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial NUR (34), warga Montasik, Kabupaten Aceh Besar, yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan mobil rental milik seorang warga.

Penangkapan dilakukan di kawasan Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Selasa (3/3/2026) siang, setelah polisi melakukan penyelidikan selama beberapa bulan sejak laporan korban diterima.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasi Humas, Erfan Gustiar, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika korban, Ziyauzzaki (34), warga Gampong Lambaro Sukon, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, menyewakan satu unit mobil Toyota Avanza Veloz bernomor polisi BL 1843 LO kepada pelaku pada September 2025.

Baca Juga |  Polresta Banda Aceh dan Bulog Gelar Pasar Murah Tekan Inflasi

Saat itu, pelaku berdalih akan menggunakan kendaraan tersebut untuk perjalanan ke Lhokseumawe selama lima hari. Namun setelah masa sewa berakhir, mobil tersebut tidak pernah dikembalikan kepada pemiliknya.

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Laporan resmi tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LPB/806/X/2025/SPKT/Polresta Banda Aceh tanggal 14 Oktober 2025.

Sejak saat itu, penyidik Satreskrim melakukan serangkaian penyelidikan untuk melacak keberadaan pelaku maupun kendaraan yang dilaporkan hilang. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil ketika tim opsnal yang dipimpin Ipda Nazli Agustiar berhasil mengidentifikasi keberadaan NUR di kawasan Lambhuk.

Baca Juga |  Lapas Banda Aceh Gelar Tes Urine, Pastikan Warga Binaan Negatif Narkoba

Setelah diamankan, penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Berdasarkan hasil interogasi awal, NUR mengaku bahwa mobil rental tersebut telah ditukar dengan narkotika jenis sabu seberat sekitar satu ons kepada seorang pria berinisial IR (40), warga Aceh Utara.

Pengakuan ini membuka kemungkinan keterkaitan kasus penggelapan kendaraan dengan jaringan peredaran narkotika. Saat ini, tim penyidik masih melakukan pengembangan untuk melacak keberadaan kendaraan milik korban serta memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam transaksi tersebut.

Baca Juga |  Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terungkap di Gayo Lues

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pelaku kini telah ditahan di rumah tahanan Polresta Banda Aceh untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. NUR dijerat dengan Pasal 486 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana penjara. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan atau motif lain di balik kasus tersebut, termasuk menelusuri peran pihak yang menerima kendaraan sebagai alat tukar narkotika.

Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kendaraan atau aktivitas mencurigakan untuk segera melaporkannya guna membantu proses penyelidikan.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Ujaran Kebencian tiktok.

Hukum & Kriminal

Akun TikTok Diduga Sebar Ujaran Kebencian, Kasus Naik ke Penuntutan
Penadah motor curian

Hukum & Kriminal

Polresta Banda Aceh Tangkap 2 Pelaku Curanmor, 9 Motor Disita
BNPB musnahkan sabu.

Hukum & Kriminal

BNNP Aceh Musnahkan Sabu Hasil Pengungkapan di Bireuen
video asusila live TikTok

Hukum & Kriminal

Respons Cepat Siber Polda Aceh Tangani Video Live TikTok Bermuatan Asusila
Pemusnahan narkoba.

Hukum & Kriminal

Polresta Banda Aceh Musnahkan 1,9 Kg Sabu
Lobster ilegal

Hukum & Kriminal

Polairud Gagalkan Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster
Pemusnahan rokok ilegal

Hukum & Kriminal

Bea Cukai Langsa Musnahkan Rokok Ilegal Rp1,29 Miliar
Satgas Cartenz

Hukum & Kriminal

Buronan Lama Kasus Penyerangan Aparat Ditangkap di Papua Tengah