Home / Banda Aceh / Pemerintah

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:31 WIB

Soliditas Forkopimda Aceh Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Forkopimda Aceh dalam acara pelepasan jemaah haji Embarkasi Banda Aceh. (Foto:Dok/Humas Polda Aceh)

Forkopimda Aceh dalam acara pelepasan jemaah haji Embarkasi Banda Aceh. (Foto:Dok/Humas Polda Aceh)

Banda Aceh — Soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dinilai menjadi faktor kunci dalam mendorong percepatan pemulihan serta pembangunan lintas sektor di daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan aparat keamanan disebut mampu menjaga stabilitas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, menegaskan bahwa kekompakan Forkopimda merupakan aset strategis dalam menghadapi dinamika pembangunan di Aceh.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Pastikan Kelancaran Program MBG dan SPPG di Seluruh Aceh

Menurutnya, kolaborasi erat antar unsur pimpinan daerah menjadi fondasi penting dalam memastikan implementasi program pemerintah, baik pusat maupun daerah, berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.

“Forkopimda Aceh harus terus solid. Kekompakan ini perlu dijaga dan diperkuat, karena pemulihan dan pembangunan Aceh hanya dapat terwujud melalui kebersamaan seluruh unsur,” ujar Marzuki usai pelepasan jemaah calon haji kloter 1 Embarkasi Banda Aceh di Aula Jeddah, (Selasa, 05/05/2026).

Baca Juga |  Wagub Aceh Tekankan Muswil PKS Sebagai Momentum Strategis

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Ketua DPRA Zulfadli, serta Sekda Aceh M. Nasir. Kehadiran para pimpinan daerah ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan mendorong akselerasi pembangunan.

Marzuki menambahkan, sinergi yang telah terbangun sejauh ini memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kondisi yang kondusif dinilai menjadi prasyarat utama bagi percepatan pembangunan dan realisasi program strategis daerah.

Baca Juga |  Tanpa Klarifikasi & Permohonan Guru Berprestasi MIN 5 Ulee Kareng Dimutasi, Ada Apa di Kemenag?

Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga dianggap krusial dalam memastikan kebijakan yang diambil mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran. Dengan komunikasi intensif dan koordinasi yang solid, setiap tantangan dapat dikelola secara kolektif.

Ia menegaskan, kekompakan Forkopimda tidak boleh bersifat situasional, melainkan harus menjadi budaya kerja berkelanjutan guna menjaga konsistensi arah kebijakan dan keberlanjutan pembangunan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia