Home / Ekonomi Bisnis

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45 WIB

Kinerja 2025 Kuat, BSI Tingkatkan Dividen Jadi Rp32,81 per Saham

Pengumuman dividen BSI kepada pemegang saham di Kantor pusat Bank Syariah Indonesia, Jakarta. (Foto:Dok/Humas BSI)

Pengumuman dividen BSI kepada pemegang saham di Kantor pusat Bank Syariah Indonesia, Jakarta. (Foto:Dok/Humas BSI)

Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Nilai dividen tersebut mencapai sekitar Rp1,51 triliun atau setara Rp32,81 per lembar saham, Selasa, (05/05/2026).

Keputusan ini mencerminkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun buku 2024, perseroan membagikan dividen sebesar 15 persen atau Rp1,05 triliun dengan nilai Rp22,78 per saham.

Baca Juga |  97 Persen Layanan BSI Aceh Normal, Restrukturisasi Pembiayaan Digulirkan

Manajemen menyampaikan, pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah pihak yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS). Jadwal pembagian akan diumumkan lebih lanjut.

Sepanjang 2025, BSI mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,57 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen atau Rp6,05 triliun dialokasikan sebagai saldo laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan kinerja positif tersebut ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan yang sehat, peningkatan dana murah, serta akselerasi transformasi digital.

Baca Juga |  Pasokan Semen Aceh Jadi Perhatian, SIG Evaluasi Distribusi Harian

“Fundamental yang kuat mendorong peningkatan kepercayaan publik, tercermin dari pertumbuhan lebih dari 2 juta nasabah sepanjang 2025,” ujarnya.

Dengan penambahan tersebut, total nasabah BSI kini mencapai sekitar 23 juta. Selain itu, perseroan juga telah memperoleh dual licence sebagai bank syariah dan bullion bank, yang dinilai membuka peluang ekspansi ekosistem bisnis ke depan.

Baca Juga |  Bank Aceh Kembali Raih Predikat WTP Untuk Laporan Keuangan Tahun 2025

Anggoro menegaskan, kebijakan dividen dilakukan secara seimbang antara memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham dan menjaga ketahanan permodalan.

RUPST juga menyetujui sejumlah agenda strategis lain, termasuk pengesahan laporan keuangan, penetapan remunerasi manajemen, penunjukan akuntan publik, serta perubahan susunan dewan komisaris.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

BSI Raih Anugerah ESG 2026 lewat Program Green Zakat
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari

Aceh Besar

Pasokan Semen Aceh Jadi Perhatian, SIG Evaluasi Distribusi Harian

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah
Gedung ojk

Ekonomi Bisnis

OJK: Industri Keuangan Syariah 2025 Tumbuh Positif
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra

Ekonomi Bisnis

Direktur Utama SIG Pastikan Pasokan Semen di Aceh Kembali Normal
Aceh Product Launch Collaboration Day 2026.

Ekonomi Bisnis

Aceh Product Launch 2026 Perluas Pasar dan Peluang Bisnis UMKM
Penyerahan lruk uang dari BI

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Ubah Uang Tak Layak Edar Jadi Energi Ramah Lingkungan
Bank Aceh dan Taspen

Banda Aceh

Bank Aceh Dan Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun